Dikatakan panitia pemilihan akan bekerja dengan cepat sehingga proses pemilihan bisa dilakukan dalam waktu dekat agar dapat menghasilkan Wabup Bursel definitif guna kelancaran tugas-tugas pemerintahan.
“Target kita adalah posisi wakil bupati adalah kebutuhan yang harus segera diisi sehingga bisa membantu tugas-tugas pemerintah daerah dalam hal melakukan pelayanan dan pembangunan di Buru Selatan, selaku partai pengusung sesungguhnya itulah harapan kami karena yang kami usung itu Bupati dan Wakil Bupati” terang politisi partai Nasdem ini.
Dia memastikan pihaknya netral dalam proses pemilihan Wabup. “Kita akan menjalankan tugas kami secara netral dan mengedepankan aspek keterbukaan,” tegasnya.
Proses pemilihan Wabup akan dilakukan sebelum Pemilu serentak 17 April 2019. “Kami berharap kerja-kerja panitia tidak terlalu lama sehingga poses selesai sebelum pemilihan tanggal 17 April,” janjinya.
Bahta berharap Wabup terpilih dapat bersinergi dengan Bupati Tagop Soulisa. “Jadi ini sisa waktu satu tahun lebih untuk mengisi kekosongan Wabup sehingga jika ditunda maka waktu semakin sempit. Sementara tugas yang menumpuk untuk membangunan Buru Selatan semakin besar sehingga kami akan selesaikan proses ini sesingkat-singkatnya,” jelas Bahta.
Koalisi parpol pengusung Tagop Soulisa-Buce Ayub Seleky pada Pilkada Bursel tahun 2016 adalah PPP, Demokrat, Golkar, PDIP, PAN, Hanura,PKB, Nasdem, PBB dan PKPI. (KTL)



























