Sekilas Info

DPTHP Ketiga Maluku 1.269.781 Pemilih

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ketiga (DPTHP-3) Pemilu 2019 di Provinsi Maluku sebanyak 1.269.781 pemilih dari sebelumnya 1.266.034.

“DPTHP-3 itu merupakan hasil dari rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan yang digelar, Rabu (3/4),” kata Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun, Kamis (4/4).

DPTHP-3 yang telah ditetapkan terdiri dari Kota Ambon 225.444 pemilih (perempuan dan laki-laki), Kabupaten Maluku Tengah 319.576 pemilih, Seram Bagian Barat 160.383 pemilih, Seram Bagian Timur 102.112 pemilih, Buru 95.871 pemilih, Buru Selatan 52.817 pemilih. Berikut Maluku Tenggara 78.772 pemilih, Kepulauan Tanimbar atau Maluku Tenggara Barat 69.816 pemilih, Kepulauan Aru 66.164 pemilih, Maluk Barat Daya 53.094 pemilih dan Kota Tual 45.732 pemilih.

DPTHP-3 diikuti dengan penambahan tempat pemungutan suara (TPS).

“Pada penetapan DPTHP kedua Desember 2018, jumlah TPS di Maluku 5.514 TPS. DPTHP ketiga menjadi 5.527 TPS,” sebut Kubangun.

SURAT SUARA RUSAK

KPU Maluku memastikan dari hasil sortir surat suara di 11 kabupaten/kota, ditemukan 300.277 surat suara dinyatakan rusak baik untuk Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten/kota.

“Surat suara rusak yang disampaikan KPU kabupaten/kota sudah kami laporkan ke penyedia, yakni KPU RI untuk tindaklanjut,” kata Kubangun.

Total keseluruhan surat suara pemilihan presiden yang diterima dari KPU RI dan didistribusikan ke KPU kabupaten/kota berjumlah 1.291.326. Setelah disortir sebanyak 21.268 surat suara ditemukan rusak.

DPD RI jumlah surat suara yang diterima 1.296.254, dinyatakan rusak setelah disortir 8.912. Surat suara DPR RI 1.294.131, jumlah yang rusak 85.267. Surat suara DPRD Provinsi Maluku diterima 1.291.535, yang rusak 146.896. Surat suara kabupaten/kota diterima 1.203.589, yang rusak 37.934.

Kubangun menjelaskan, surat suara yang rusak akan segera diganti KPU RI. “Hasil Rakor Logistik akan disampaikan kepada kita paling lambat hari ini (kemarin),” pungkas Kubangun. (MG5)

Penulis:

Baca Juga