Sekilas Info

Dewan Sebut Disbub Hanya Bikin Masalah

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, menilai program Marka Parkir milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, yang berada dikawasan Maluku City Mall (MCM) Tantui, terkesan asal-asalan. Keputusan Dishub nambah parkiran tersebut akan menganggu proses penataan kota.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally mengatakan, pada intinya pihaknya selalu mendukung program-program Dishub Ambon untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun harus dilakukan dengan cara yang benar.

"Terkait dengan marka parkir di depan MCM, itu kan masalah, sebab Pemkot berusaha membersihkan area jalan Jenderal Sudirman, tapi Dishub malah membuat parkir disitu," jelasnya kepada wartawan Senin (1/4) kemarin.

Untuk Wally menegaskan, pihaknya sangat tidak mendukung pengadaan marka parkir milik Dishub Ambon di depan MCM. "Padahal kan, kalau untuk menunjang PAD, masih banyak tempat lain yang bisa dibuat sebagai wilayah parkir, bukan dilakukan dibadan jalan nasional," tegasnya.

Dia juga menilai, sejauh ini kinerja Dishub Ambon juga terbilang belum efisien dalam menertibkan parkir-parkir liar yang menyebabkan kemacetan dibeberapa titik di Kota Ambon, seperti wilayah pasar Mardika dan beberapa tempat lainnya.

"Kalau alasan Dishub membuat parkir di depan MCM untuk mencegah parkir liar, kami rasa itu tidak masuk akal, sebab parkir liar didepan Gereja Maranatha, depan Kampus Unpatti Ambon, serta dikawasan pasar Mardika saja sampai saat ini belum bisa diatasi, "terangnya.

Selain dianggap tidak efisien pembuatan marka parkir di depan MCM, DPRD Kota Ambon juga menilai, bahwa Dishub Ambon terkesan tidak mendukung pihak kepolisian yang selama ini berusaha mensterilkan kawasan jalan Jenderal Sudirman dari kemacetan.

"Parkir disitu, sudah pasti nanti akan ada kemacetan yang terjadi. Padahal, selama ini pihak kepolisian sudah berusaha keras mengatasi persoalan kemacetan disana. Tapi kenyataannya bukan malah mendukung, tapi Dishub kembali membuat persoalan baru, aneh kan, "terangnya. (MG5)

Penulis:

Baca Juga