Sekilas Info

Residivis Jambret Ditembak

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Berthy Usmani, pencuri secara paksa alias penjambret terpaksa dilumpuhkan timah panas. Betis kaki kirinya ditembak polisi setelah mencoba melarikan diri saat ditangkap.

Pemuda 25 tahun yang merupakan residivis jambret ini didor ketika dibekuk di belakang Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku, Desa Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon, Selasa (19/3).

Penjahat kambuhan ini tercatat telah dua kali keluar masuk penjara dalam perkara yang sama. “Dia ini residivis kasus yang sama. Sudah dua kali. Ini untuk ketiga kalinya. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy, Rabu (20/3).

Tersangka telah mendekam di rumah tahanan Polres Ambon. Dia disangka melanggar Pasa 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Pelaku dibekuk setelah beraksi di tikungan jalan Pondok Patty, Karang Panjang, Kecamatan Sirimau Ambon, pada 9 Maret 2019 sekira pukul 06.00 WIT. “Saat itu korbannya adalah Josina Sahulatta, warga setempat,” kata Kaisupy.

Ibu rumah tangga berusia 56 tahun ini berjalan kaki. Di Tempat Kejadian Perkara bertemu pelaku dan seorang wanita, temannya. Mereka saat itu duduk di dekat Gereja Imanuel, Karang Panjang.

Melihat keduanya sedang duduk, korban tak peduli dan terus mengayunkan langkahnya. Pelaku dan temannya yang baru diketahui bernama Nurul ini membuntuti korban. Keduanya berjalan melewati korban. Tiba-tiba pelaku berbalik arah merampas tas yang sedang digendong korban. Berhasil menarik tas korban, pelaku dan temannya kabur naik sepeda motor jenis Honda Supra.

“Dalam tas korban berisi 1 buah HP Samsung J7 Pro warna hitam, 1 buah kartu ATM Mandiri dan uang tunai sekitar Rp 5.350.000,” jelasnya.

Sadar telah dirampok, korban berteriak minta tolong kepada dua orang pemuda yang berada di TKP. Dengan sigap, kedua pemuda mengejar pelaku dengan sepeda motor. Upaya dua pemuda itu berhasil. Meski tidak menemukan pelaku utama, tapi keduanya berhasil menangkap temannya Nurul.

“Kedua pemuda tersebut kembali hanya membawa seorang saksi (Nurul) yang berboncengan dengan pelaku. Korban bersama kedua pemuda tersebut membawa saksi ke Mapolres Ambon melaporkan kejadian tersebut,” kata Kaisupy.

“Laporan Polisi perkara itu nomor : LP / 200/ III/2019/Maluku/Res Ambon, tanggal 9 Maret 2019,” tambah mantan Kapolsek Teluk Ambon ini.

Tim unit Buru Sergap Satreskrim Polres Ambon melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Hasilnya, pelaku berhasil diamankan. “Saat dilakukan pengembangan, pelaku berupaya untuk melarikan diri melawan dan berusaha merebut senjata api petugas. Personil Buser terpaksa melakukan tindakan tegas yang terukur melumpuhkan (menembak) betis dan pelaku terjatuh,” jelasnya.

Berhasil dilumpuhkan, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku untuk mendapat pertolongan medis. “Setelah mendapat perawatan, pelaku kembali diamankan di Mapolres Ambon untuk menjalani pemeriksaan,” kata Kaisupy. (CR1)

Penulis:

Baca Juga