Sekilas Info

15 Hari Hilang Tongkang & Satu ABK Ditemukan

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Mohamad Said, Anak Buah Kapal (ABK) yang hilang bersama Tongkang Berkat 12 bermuatan kayu akhirnya ditemukan. Selama 15 hari terombang ambing di laut, pria 45 Tahun ini ditemukan selamat dari maut.

Kapal Tongkang yang hilang setelah diduga hanyut terbawa arus ini ditemukan di perairan laut Banda, tepatnya di sekitar Pulau Serua, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (6/3) sekira pukul 15.30 WIT.

“Sudah ditemukan. Kami diberitahukan oleh pemilik kapal Bapak Nonong. Kapal ditemukan di depan Pulau Serua, pada koordinat 05° 57.295” S - 130° 40.214” E,” kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Ambon, Muslimin kepada wartawan, Rabu, kemarin.

Setelah ditemukan, kapal yang hilang sejak 20 Februari 2019, itu langsung ditarik oleh kapal Berkat 01. Kini, kapal naas itu sedang dalam perjalanan menuju Makassar, Sulawessi Tenggara. “Karena sudah ditemukan, maka operasi pencarian yang sudah memasuki hari ke lima, dinyatakan berakhir,” ungkap Muslimin.

Kapal Tongkang itu sebelumnya mengangkut kayu log dari Pulau Larat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) pada 20 Februari 2019. Kapal ini ditarik oleh Tagboat Puma 03 menuju Makassar. Ditengah perjalanan, kapal itu dilepas di perairan laut Pulau Wakatobi, Sulawessi Tenggara. Sebab, bahan bakar kapal tagboat nyaris habis.

Kapal tongkang di lepas di perairan laut Pulau Wakatobi. Tapi setelah kapal Tagboat kembali seusai mengisi bahan bakar, Tongkang Berkat yang mengangkut kayu dan satu ABK tersebut sudah tidak ada.

Terakhir, kapal itu terlihat terombang ambing di perairan laut Pulau Penyu, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah pada 25 Februari.

Peristiwa yang membahayakan manusia ini kemudian dilaporkan oleh agen kapal kepada Basarnas Ambon. Proses pencarian lalu dilakukan sejak Sabtu, 2 Maret lalu. Dalam pencarian, Basarnas Ambon mengerahkan tim Rescue Pos SAR Tual menggunakan KN. SAR 242 Bharata. (CR1)

Penulis:

Baca Juga