Sekilas Info

Mayat Kakek Asal Jawa Mengapung di Teluk Ambon

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Sesosok lelaki tua yang baru diketahui bernama Dewo, warga asal Dusun Wage, Lebak Wangi, Kuningan, Jawa Barat, ditemukan meninggal dengan posisi mengapung di perairan laut Teluk Ambon, Kota Ambon, Kamis (28/2).

Kakek 73 Tahun ini terlihat mengapung dengan posisi tengkurap di sekitar perairan laut kawasan Pasar Mardika, Kecamatan Sirimau Ambon, pukul 12.00 WIT. Penyebab kematiannya belum diketahui. Tapi dari hasil visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Berdasarkan penuturan sejumlah saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban terlihat pertama kali terapung di depan Pasar Arumbai, Mardika.

“Menurut Ismail Zamad, saat itu dirinya duduk di pasar ikan Arumbae Mardika. Ia melihat rekan-rekannya sedang membuat meja jualan daging. Tiba-tiba seorang diantaranya berteriak bahwa ada mayat di air,” katanya.

Mendengar teriakan seorang pedagang, Ismail kemudian menengok arah pantai untuk memastikan penemuan itu. Pria 61 Tahun ini melihat satu unit speedboat dari arah Kota Jawa mendekati jenasah tersebut.

“Saat itu kemudian dipastikan bahwa benar yang mengapung di air adalah sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki. Kemudian pengemudi speedboat menuju ke Pelabuhan Mardika dan memberitahukan hal dimaksud,” terangnya.

Setelah dipastikan, saksi meminta pihak keamanan yang bertugas di Pasar Arumbae, agar mayat tersebut segera dievakuasi kedaratan. Kemudian sejumlah personil TNI dan Polri yang berada di Pos Pam Pasar Mardika bersama saksi menggunakan speedboat menuju TKP.

“Jenasah kemudian ditarik dan diangkat ke atas pelabuhan. Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulance menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Polda Maluku di Tantui untuk dilakukan proses visum. Dari hasil visum sementara tubuh jenazah itu tidak ditemukan tanda kekerasan,” jelasnya.

Usai visum, korban dibawa ke ruang mayat RS. Tak lama berselang, Tim Inafis Polres Ambon tiba dan melakukan identifikasi sidik jari korban menggunakan alat Hand Health (deteksi E KTP), hingga akhirnya identitas korban diketahui. “Sampai saat ini penyebab kematian korban belum diketahui. Korban diduga meninggal dunia sudah lebih dari 1 hari,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga