KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Wakil Wali Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), Abdullah Taher meminta para korban investasi bodong, terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk tidak merusak dan menjarah barang milik manajemen PT Karapoto Fitri Puspita Haprasi dan keluarganya.
“Memang kita tahu bersama bahwa nasabah karapoto bukan hanya masyarakat biasa tapi juga ada pegawai, ada anggota TNI, maupun Polri, bukan secara insitusi tetapi secara pribadi, sehingga jangan melakukan tindakan anarkis,” kata Wawali di Ternate, Senin.
Abdullah Taher menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat koordinasi dengan Kapolres, dan anggots Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) lainnya, untuk mencari solusi penyelesaian kasus investasi bodong tersebut.
Ia menyatakan persoalan pembayaran masih dalam tahap negosiasi antara Polres dengan pihak Karapoto, tetapi rapat tersebut tidak berani memberikan jaminan kapan uang itu dikembalikan.



























