Sekilas Info

Pemabuk Beraksi, Warga Kudamati Bentrok

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Gas air mata terpaksa dilepaskan polisi untuk menghalau bentrokan sesama warga Kudamati.

Bentrokan melibatkan kelompok warga Lorong PMI dan tempat putar angkutan kota (angkot), Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (22/2).

Dua terluka, dan satu orang telah diamankan polisi. Korban bentrok adalah Shenda Souisa (18). Korban dianiaya Aleka Haba hingga mengalami luka lecet di bibir. Sementara Roni Marthen Sapulete, menderita luka robek di kepala, akibat terkena lemparan batu. Korban dirawat di RSUD M. Haulusy, Ambon.

Saling serang menggunakan batu antara dua kelompok warga langganan bentrok, itu diduga berawal dari ulah Aleka Haba. Pemuda lorong PMI ini membuat onar usai meneguk minuman keras (miras). Karena mabuk, dia menghajar pemuda tempat putar angkot. Bentrokan dua kubu pun tak terhindarkan.

“Awalnya pelaku memukul seorang warga di depan pangkalan ojek lorong PMI. Warga itu dan beberapa temannya akhirnya pulang ke tempat tinggal mereka di lorong tempat putar angkot,” kata sumber kepolisian kepada Kabar Timur, kemarin.

Setelah dianiaya pelaku, korban yang diketahui adalah Jems Ahuluheluw, duduk di depan rumah keluarga Shenda Souisa yang turut menjadi korban penganiayaan. Tak berselang lama, pelaku dan seorang rekannya Balen Talapessy, kembali menghampirinya dan melakukan penganiayaan.

“Saat korban dianiaya, Shenda mencoba untuk melerai pelaku menggunakan sapu. Namun pelaku balik menghajarnya. Kemudian warga sekitar berhasil melerai aksi pelaku,” ujar sumber yang meminta namanya dirahasiakan itu.

Shenda yang tidak terima dianiaya, melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Nusaniwe, yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Sejumlah anggota Polsek Nusaniwe mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan korban. Mereka mencari pelaku. Tak lama berselang, terjadi konsentrasi massa antara kedua kelompok berujung aksi saling lempar batu.

Hujan batu terjadi selama beberapa menit. Polisi Reaksi Cepat (PRC) Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tiba di TKP. Untuk membubarkan massa dari dua kubu, personel PRC terpaksa menembakan gas air mata. Tindakan itu berhasil membubarkan massa yang terlibat bentrok.

Kapolres Pulau Ambon AKBP Sutrisno Hady Santoso didampingi Kabag Ops AKP Amir, Danramil Nusaniwe dan personel BKO 731 Kabaressi mendatangi lokasi kejadian. “Pelaku Aleka Haba saat ini telah kami amankan di Markas Polres Ambon,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy.
Situasi keamanan di kawasan Kudamati kini telah aman terkendali. (CR1)

Penulis:

Baca Juga