Sekilas Info

PT Jasa Raharja Bantu Pembangunan Dermaga di Maluku Senilai Rp 998 Juta

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku mengucurkan dana ratusan juta rupiah untuk pembangunan dermaga speed boat di Dusun Katapang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat.

BANTUAN anggaran pembangunan dermaga di wilayah terpencil di Pulau Seram itu tertuang dalam penandatanganan kerja sama pembangunan dermaga Katapang antara Kepala Cabang Jasa Raharja Maluku Muhammad Iqbal Hasanuddin dengan Kepala Dusun Katapang Arsyad Syukur M. Noer di kantor Jasa Raharja Maluku, Selasa (19/2).

“Total bantuan anggaran untuk pembangunan dermaga speed boat di Dusun Katapang ini senilai Rp 998.500.000,” kata Iqbal di sela-sela penandatangan kerja sama.

Dermaga yang akan segera dibangun itu memiliki panjang 120 meter dan akan dikerjakan oleh pihak ketiga. Bantuan tersebut bersumber dari dana program kemitraan dan bina lingkungan PT Jasa Raharja.

Kata Iqbal, pembangunan dermaga tersebut dalam rangka mendukung konektivitas antar-pulau di wilayah Maluku. Dengan begitu, mobilitas barang dan orang dalam mendukung perekonomian warga lebih berkembang secara pesat. “Maluku ini 93 persen adalah wilayah laut. Kita berharap pembangunan dermaga ini dapat membantu masyarakat dan meningkatkan perekonomiannya,” jelas dia.

Setelah ditandatangi, dokumen perjanjian kerja sama itu selanjutnya akan dikirim ke PT Jasa Raharja Pusat di Jakarta untuk segera dilakukan pencairan.

Rencananya, pencairan anggaran pembangunan dermaga akan dilakukan bertahap. “Setelah ditandatangani Direktur Keuangan langsung dananya cair. Tahap pertama sebesar 30 persen, selanjutnya 60 persen dan tahap ketiga 10 persen,” sebut Iqbal.

Dia menyatakan, ketika dermaga telah siap dan beroperasi, penumpang yang menggunakan jasa transportasi laut di Katapang harus disertai asuransi. Kapal laut ataupun spead boat harus mengasuransikan setiap penumpang yang naik dari dermaga tersebut.

“Jadi ini tugas kepala Dusun Katapang, untuk mengingatkan setiap pemilik kapal laut atau spead boat agar penumpang yang naik harus diasuransikan. Ini amanat Undang-Undang yang harus dipatuhi,” tegas Iqbal.

Menurutnya, menjadi sangat ironis jika dermaga Katapang dibantu Jasa Raharja tetapi penumpangnya tidak diasuransikan. “Saya harap ini tidak boleh terjadi. Asuransi itu penting sehingga ketika ada musibah kapal di kemudian hari, maka semua penumpang bisa terlindungi melalui asuransi itu,” tandasnya.

Jasa Raharja kata Iqbal, siap melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada para penumpang maupun pemilik kapal dan speadboat di wilayah Katapang. Tujuannya, agar warga setempat tahu pentingnya membayar asuransi.

Kepala Dusun Katapang Arsyad Syukur M. Noer mengapresiasi kepedulian PT Jasa Raharja Maluku dalam membantu pembangunan dermaga speed boat di dusun tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Jasa Raharja karena telah membantu masyarakat di Dusun Katapang. Ini sangat membahagiakan bagi kami,” kata Noer.

Dia berharap keberadaan dermaga tersebut nantinya dapat mendukung arus transportasi laut di wilayah itu dan yang terpenting dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga di dusun Katapang. (MG3)

Penulis:

Baca Juga