Sekilas Info

Bank Maluku-Malut Akan Dievaluasi

Kantor Gubernur Maluku Utara

KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE - Pemprov Maluku Utara (Malut) akan mengevaluasi kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku-Malut karena tidak siap menerapkan pembayaran sistem non tunai untuk transaksi keuangan di lingkup pemprov hingga berakhirnya masa pengujian selama tiga bulan.

"Kita kan uji selama tiga bulan, kalau tiga bulan tidak mampu kita evaluasi kembali perjanjian kerja sama itu," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Bambang Hermawan Bambang di Ternate, Rabu.

Dia mengatakan, saat ini, sebenarnya BPD Maluku-Malut sudah memberlakukan mobile banking atau transaksi perbankan tanpa perlu datang ke bank namun cukup dengan aplikasi melalui telepon genggam "Itu sebetulnya sangat mudah kalau sudah mobile banking berjalan, karena tidak perlu harus fase to fase, tak perlu ketemu muka," katanya.

Bambang mengaku sebelumnya, BPD Maluku-Malut berjanji bahwa siap melakukan transaksi non tunai namun ternyata tidak siap karena memulai dari awal dengan membuka rekening sehingga berbondong-bondong orang membuka rekening. "Tentunya mereka tidak siap karena bersamaan dan mudah-mudahan ke depan sudah siap, karena ini sudah ada artinya pembukaan rekening sudah dilakukan dan tidak lagi mulai dari awal," katanya.

Menurut dia, Pemprov akan tetap melakukan transaksi non tunai dengan BPD Maluku-Malut tetapi dengan melihat situasi dan kondisi, sebab pada prinsipnya adalah masalah pelayanan dan Pemprov dalam masalah ini juga melakukan antisipasi kurang cepat.

"Padahal kalau tidak mampu seharusnya kita eksekusi tunai saja karena dana kan ada semua ini, tetapi hanya masalahnya ambil dananya. Apakah ambil dana rekening to rekening atau rekening dengan kas tunai," ujar mantan Inspektur Malut ini.

Ditambahkannya, terjadi keterlambatan pembayaran khusus gaji PNS dikarenakan masalah penyaluran sistem di BPD Maluku-Malut dengan perubahan manajemen bank dari bank Mandiri ke BPD Maluku-Malut yang saat ini Pemprov gunakan.

"Jadi kita upayakan tidak akan lagi terulang, ini kita cuma tidak ada kesiapan SDM dari Bank Maluku-Malut saja," ujarnya. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga