Memalukan, Kalah Bertanding Suporter Tulehu Putra Ngamuk

“Kita sudah mencatat nama adik-adik untuk dijual di club-club nasional, kalau memang berkenan. Adik-adik dalam pertandingan ini mereka tetap berdamai walaupun baku tendang kaki dalam lapangan. Mereka terlihat baku kele, baku polo. Sehingga kita penonton bisa menyesuaikan. Hati boleh panas, tapi kepala harus dingin,” harapnya.

Pemain sepakbola, tambah Royke adalah atlet profesional, tidak saling mencelakakan. Mereka saat ini akan berlawanan, tapi suatu ketika juga akan menjadi tim di klub yang sama.

“Mari kita semua bersatu. Kita semua basudara. Apalagi Tulehu dan Pelauw sama-sama dari (Kabupaten) Maluku Tengah. Terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan,” tandas Kapolda seraya menutup secara resmi Turnamen Sepakbola Millenial U23 Piala Kapolda Maluku. (CR1)

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga