Sekilas Info

Proyek Lingkar Marsela, Kejati Belum Tentukan Sikap

IST

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Informasi hasil penyelidikan Kejati Maluku terkait proyek pembangunan jalan lingkar pulau Marsela, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD] masih tertutup rapat. Bahkan Kejati sendiri belum menggelar ekspos untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Berkali-kali dimintai konfirmasi, Kasipenkum Kejati Maluku Samy Sapulette tetap pada stetmen awal, ekspos belum dilakukan. “Tapi tetap akan dijadwalkan,” katanya kepada Kabar Timur Jumat [7/2] di ruang kerjanya.

Namun begitu, Samy mengakui hasil penyelidikan yang akan diekspos itu baru seputar ada tidaknya indikasi pelanggaran hukum maupun potensi kerugian negara dalam pelaksanaan pekerjaan proyek senilai Rp 68 miliar tahun 2016 oleh BPJJN XI Maluku-Malut itu.

“Ekspos itu khan hanya untuk lihat apa ada perbuatan melawan hukumnya atau tidak, itu dulu. Sebelum jaksa penyidiknya mengambil sikap seperti apa,” ujarnya.

Jika tidak ditemukan adanya indikasi melawan hukum, lanjut Samy, maka tim jaksa akan menyikapi hal ini dengan melakukan pendalaman lagi. Yaitu dengan mengumpulkan bukti bahan dan keterangan. Setelah itu akan dilihat lagi ada tidaknya potensi kerugian keuangan di kasus ini.

Ditambahkan mantan Kepala Seksi Penyidikan Kejati itu, hanya tiga opsi atau sikap yang akan diambil tim jaksa setelah kasus diekspos. Yaitu, ditingkatkan ke tahap penyidikan, berikut kasus ditutup dengan alasan belum cukup bukti dan ketiga, kasus tersebut didalami lagi.

“Jadi tunggu saja, tetap saya sampaikan hasilnya kalau sudah diekspos,”imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Timur dari eksternal Kejati Maluku kontraktor pelaksana proyek jalan lingkar pulau Marsela adalah CV Belaco yang disebut-sebut milik Beny Laos, dan sekarang menjabat Bupati Morotai, Provinsi Maluku Utara. Belum diketahui pasti sebab kasus tersebut dilaporkan ke Kejati.

Tapi berdasarkan informasi, proyek ini diduga tak selesai sesuai kesepakatan kontrak meski addendum atau perpanjangan waktu kerja telah tiga kali. Cilakanya, bukannya CV Belaco diblacklist atau dilapor oleh PPK untuk diproses hukum, malah pekerjaan dianggarkan kembali untuk kontraktor tersebut.

Sebelumnya Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Maluku Abdul Hakim mengaku, kalau proyek tersebut telah tuntas dilaksanakan. Dibuktikan dengan foto-foto yang diambil tim yang dipimpin olehnya ketika melakukan on the spot di lokasi jalan lingkar Marsela.

Meski demikian, tim jaksa tidak mau terkecoh. Jalan lingkar tersebut terlihat mulus, bukan berarti tidak ada masalah. “Kita tak mau berdasarkan foto-foto. Intinya tunggu hasil ekspos, baru bisa diketahui ada masalah atau tidak,” ujar Samy terkait klaim Abdul Hakim. (KTA)

Penulis:

Baca Juga