Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Kejati Tak Serius Usut Beny Laos?

badge-check


					Benny Laos Perbesar

Benny Laos

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kejati Maluku seolah bermain teka-teki terkait penyelidikan kasus jalan Lingkar Marsela, Kabupaten Maluku Barat yang dikerjakan CV Belaco yang disebut-sebut milik Bupati Morotai, Beny Laos.

Padahal sebelumnya, Kasipenkum Kejati Maluku Samy Sapulette mempublis informasi, kasus pembangunan jalan senilai Rp 68 miliar didanai APBN Tahun 2016 ini, tim penyidik Kejati siap menggelar perkara kasusnya.

Seperti dijelaskan Samy Sapulette, gelar perkara kasus yang masih di ranah penyelidikan itu untuk menyikapi hasil pengumpulan bahan dan keterangan oleh jaksa penyelidik. Apakah dinaikkan statusnya ke penyidikan atau sebaliknya dihentikan karena kurang bukti.

Sayangnya dikonfirmasi kembali, soal kepastian waktu dilakukannya gelar perkara tersebut belum ada informasi dari Samy. Tanda-tanda Kejati mulai hilang jalan mengusut kasus ini, menurut pegiat anti korupsi Faisal Marasabessy memang sudah kelihatan. Diduga kuat kasus ini hendak dipetieskan alias ditutup dengan alasan tidak cukup bukti.

Peties kasus, kata dia, kerap terjadi di ranah penyelidikan. Alasan jaksa, kalau kasus yang masih di ranah penyelidikan ‘tabu’ untuk dibuka ke publik, karena dikuatirkan para pelaku mengaburkan fakta-fakta kasusnya dinilai pihaknya hanya sekedar modus.

Dan yang lebih parah lagi, Kejaksaan kini memiliki paradigma penanganan hukum yang baru. Asal duit negara dikembalikan, masalah selesai. “Paradigma hukum Kejaksaan sekarang khan pencegahan bukan penindakan. Kalau duitnya bisa dikembalikan ya kenapa tidak?,” ujar Ketua Indonesia Investigasi Korupsi (IIK) itu kepada Kabar Timur, Rabu (30/1).

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku