Sekilas Info

Warga Oihu Tewas Dianiaya Pemuda Coker

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Salim Sudin, warga kampung Oihu, Desa Batu Merah, akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSUD M. Haulussy, Ambon, Kamis (17/1).

Sebelum ajal menjemputnya, korban dianiaya seorang pemuda yang diketahui bernama Sigen di Lorong Coker Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon pada Sabtu (12/1).

Pria 29 tahun ini tewas diduga mengalami pendarahan otak. Dia digebuk pelaku menggunakan batu. Hingga kini polisi belum bergerak menangkap pelaku.

Sumber Kabar Timur mengungkapkan, korban dianiaya setelah bersama sejumlah rekannya menghadiri acara pesta di Lorong Coker. Entah mengapa, di malam naas itu, Sigen menghampirinya dan menganiaya korban.

“Sigen pukul korban pakai benda keras di kepala bagian belakang,” kata sumber Kabar Timur di Markas Polres Ambon, Jumat (18/1).

Setelah dianiaya, korban pulang ke rumahnya di Dusun Oihu, Desa Batu Merah. Sehari pasca kejadian, korban mulai merasakan sakit di kepalanya. Rasa sakit semakin menjadi, Senin (14/1). Oleh keluarganya, korban dilarikan ke RSUD M. Haulussy. Korban mendapat perawatan di ruang radiology.

Mengetahui korban diniaya, keluarga korban melaporkan kasus ini ke Mapolres Ambon. “Orang tua korban melaporkan kasus ini di Polres Ambon pada hari Selasa (15/1), dengan Nomor: LP/42/I/2019/MALUKU/RES AMBON,” ujarnya.

Sejak mendapat perawatan medis selama tiga hari, nyawa korban tak dapat diselamatkan. Karyawan Ambon City Center itu akhirnya tutup usia. “Dia meninggal karena mengalami pendarahan otak,” sebutnya menduga.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy mengaku, kasus ini dalam penyelidikan.

Sebanyak 8 orang saksi telah dimintai keterangan. “Pelaku kami sementara mengejarnya. Dia masih kabur,” kata Kaisupy kepada Kabar Timur, tadi malam.

Kaisupy meminta keluarga korban memberikan kepercayaan kepada polisi mengusut kasus ini. Kepada masyarakat, dia juga mengimbau agar dapat membantu dan bersama-sama polisi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

“Apabila mendengar isu-isu yang dapat berpotensi menggangu kamtibmas agar segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat guna ditindak lanjuti,” kata dia. (CR1)

Penulis:

Baca Juga