Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Mudzakir: Perwakilan KPK di Daerah Kurang Tepat

badge-check


					Prof. Dr. Mudzakir, SH, MH, Perbesar

Prof. Dr. Mudzakir, SH, MH,

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Rencana pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah tidak sepenuhnya didukung.Sebelumnya, dalam debat pertama capres-cawapres 2019 di Jakarta, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut akan menambah anggaran KPK serta membuka kantor cabang KPK di daerah untuk penegakan antikorupsi di Indonesia.

Menurut pakar hukum pidana Prof. Dr. Mudzakir, SH, MH, Seluruh daerah di Indonesia memiliki aparat penegak hukum, misalnya kejaksaan dan kepolisian. Dua lembaga itu dipercayakan untuk menindak para pelaku korupsi yang terjadi di daerah masing-masing.

Jika kemudian dibuka lagi perwakilan KPK di seluruh daerah termasuk Provinsi Maluku, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini menilai itu langkah yang kurang tepat. Alasannya, instrumen penegakkan hukum terhadap tindak pidana korupsi bukan hanya tugas KPK, namun juga tugas kejaksaan dan kepolisian di daerah.

“KPK jangan lagi membentuk cabang di provinsi dan kabupaten/kota, bagi saya itu tidak tepat. Sebab jika demikian, sama artinya KPK mengisolasi dirinya dengan lembaga-lembaga hukum yang lain,” kata Mudzakir menjawab Kabar Timur via seluler, Jumat (18/1).

Dikatakan, ketika KPK sudah mengisolasi dirinya, maka sama saja lembaga tersebut sudah mulai membangun sekat kompetitif antara KPK, kejaksaan dan kepolisian. Itu berarti, bisa saja penanganan kasus korupsi menjadi tidak sehat dalam penegakkan hukum.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku