Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Seorang Warga Myanmar Ditemukan Tewas

badge-check


ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR – Seorang WNA asal Myanmar bernama Aung Ko Win ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di pantai perbatasan antara Desa Hoko dan Desa Tamangil, Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Aung Ko Win (25), yang pernah menjadi ABK kapal ikan Myanmar yang dulu beroperasi di Tual dan Malra, diketahui tinggal bersama orang tua angkatnya di Desa Sathean Kei Kecil. Ia dilaporkan hilang sejak lima hari lalu.

Orang tua angkat korban, Brenda Jamlean dan Abu Jamlean, pada Jumat (4/1) pukul 19.00 WIT korban pamit untuk pergi menjaga bagan di perairan Desa Sathean.

Namun, hingga keesokan harinya korban tidak kembali ke rumah, sehingga keluarga angkat korban beserta warga Sathean dan pemilik bagan (Abu Jamlean) pergi mencari korban.

Mayat Aung akhirnya ditemukan pada Rabu (9/1) sekitar pukul 07.15 Wit di perairan Kei Besar Selatan oleh warga Desa Hoko dengan kondisi sudah membusuk . Jasad korban dievakuasi oleh tim medis puskemas Sathean dan pihak Kepolisan Polres Malra dan pada pukul 15.00 WIT dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk diotopsi.

Usai diotopsi, jenasah korban dipulangkan ke kerumah orang tua angkat di Desa Sathean untuk di semayamkan. Menurut Brenda, korban tidak memiliki visa kecuali paspor dengan keterangan ABK kapal ikan Myanmar .

“Ia sebenarnya sudah melapor ke Kantor Imigrasi Kota Tual dan sedang menunggu untuk dipulangkan ke Myanmar,” katanya. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku