Begitu juga rencana pembangunan dermaga Ferry di Ohoi Fau. “Lahan sudah siap, juga ada komunikasi dan kesepakatan antara kementerian dan dinas terkait untuk dibangun di tahun 2019. Proses pembangunan yang berhubungan dengan sarana prasarana jalan, jembatan di Kei Besar sudah mulai jalan tahun 2019. Kalaupun APBD belum tercukupi kami akan berupaya untuk mencari jalan lewat pemerintah pusat,” ujarnya.
Sementara itu, untuk menangani krisis listrik di Kei Besar berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah Malra bersama PT PLN (Persero). “Saat ini mesin listrik yang baru dari pihak PLN sudah ada. Jaringan listrik hingga meteran di beberapa ohoi atau desa sudah terpasang. lahan untuk penempatan mesin baru pun sudah disiapkan oleh pemda. Kita berharap di tahun 2019 listrik sudah bisa menjangkau wilayah Kei Besar secara merata,”terangnya.
Bupati meminta kesadaran dan peran serta masyarakat dalam mendukung rencana pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut. “Untuk jalan dan listrik dalam kurun waktu 3 tahun ke depan saya yakin bisa menjawab kebutuhan masyarakat di Kei Besar,”pungkasnya. (KTL)



























