Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

10 Warga Teor Ditemukan Selamat

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Bahudin Samansaman (36), Larisman Tatroman (16), Brusli Tatroman (15), Muhajir Rumatora (14), Hadi Tatroman (14), Dandi Sirfefah (15), Sukri Rumstora (16), Dandung Rumatora (15), Rusdi Rumstora (16) dan Masarida Tatroman, yang sempat dinyatakan hilang, ditemukan selamat, Jumat (22/12).

Sepuluh warga Teor Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), itu ditemukan terombang ambing di perairan laut Tanjung Burang, Kepulauan Kei, Kabupaten Maluku Tenggara. Sebab, longboat yang ditumpangi sejak Selasa (18/12), pagi itu kehabisan bahan bakar.

Ke-10 warga Teor yang hendak menuju Pulau Kur, Kota Tual itu ditemukan selamat oleh Badan Sar Nasional (Basarnas) Kota Ambon, yang mengerahkan Kapal Negara (KN) Bharata, bersama sejumlah nelayan.

“Tadi mereka ditemukan di Tanjung Burang. Sudah dievakuasi ke Tual. Lima orang naik kapal, lima lainnya pakai loangboat nelayan,” ungkap Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Ambon Muslimin kepada wartawan, kemarin.

Muslimin mengaku, pencarian yang dilakukan pihaknya dibantu Poliarud, dan Brimob Polda Maluku serta nelayan setempat. Pihaknya melakukan pencarian di tempat lain, karena rute dari Teor ke Kur sudah disisir nelayan setempat. “Kami dengan Polair dan Brimob menyisir di sebelah timur Teor dengan Kur,” jelasnya.

Sebelumnya, ke-10 orang warga tersebut, diketahui berangkat pukul 08.00 WIT. Selain mereka, sejumlah warga Teor lainnya juga berangkat di hari yang sama. Tapi rombongan yang menumpang longboat berbeda itu telah tiba. Sementara sepuluh orang ini, belum sampai.

Perjalanan dari Teor menuju Kur, biasanya ditempuh selama kurang lebih tiga jam. Tak kunjung tiba, keluarga korban mulai gelisah dan sejak sore pasca diketahui menghilang telah melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, mengaku, paska diterima informasi hilangnya sepuluh orang warga pada 17 Desember lalu, pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga korban maupun Pemerintah setempat. Namun kata mereka, sepuluh orang itu sudah ditemukan.

“Akibat informasi dari keluarga korban dan pemerintah setempat pada hari Selasa itu bahwa sudah ditemukan, ternyata tidak benar, sehingga menghambat respon time kami,” ungkap Muslimin kepada wartawan, tadi malam.

Dia mengaku, saat ini tim SAR Pos Tual sudah menindak lanjuti kembali terkait informasi awal dari pihak keluarga korban tersebut. “Mereka (keluarga korban) menyampaikan permohonan maaf atas informasinya yang tidak benar, dan kenyataannya korban benar belum ditemukan atau di evakuasi,” jelasnya.

Terkait hilangnya satu unit longboat berpenumpang 10 orang itu, pihaknya telah memapelkan kepada setiap kapal untuk memberikan bantuan SAR, jika menemukan korban hilang tersebut.

“Besok pagi (hari ini), kami dari Basarnas akan menggerakkan KN. Bharata untuk melakukan pencarian. Kami juga sudah koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang ada di Tual,” tandasnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku