Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Uncategorized

Pembangunan Perekonomian Maluku Fokus Kelautan

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Ahli geologi Indonesia Prof. Jan Sopaheluwakan menilai pembangunan perekonomian di Maluku harus tetap difokuskan pada bidang kelautan, dari pada pertambangan.

HAL ini sejalan dengan potensi dan luas wilayah Maluku yang lebih banyak lautan dibandingkan daratan.

“Pembangunan perekonomian Maluku lebih baik tetap difokuskan di bidang kelautan dari pada pertambangan, karena tidak akan pernah habis dikelola untuk kesejahteraan rakyat,” katanya di Ambon, Senin (17/12).

Jan merupakan mantan Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (IPK-LIPI). Saat ini menjabat peneliti senior di Institute for Suistainable Earth and Resources Universitas Indonesia (I-SER UI), dan masih aktif mengajar sebagai dosen.

Jan beberapa waktu lalu menjadi dosen tamu di Jurusan Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

Dia tidak menampik adanya potensi pertambangan di beberapa wilayah Maluku. Hanya saja, menurut dia, pengembangan pertambangan di pulau-pulau kecil sangat beresiko, tidak hanya soal bisa menyebabkan kerusakan lingkungan secara permanen, tapi juga dapat berdampak langsung pada pencemaran laut.

Hal itu tentu saja berbeda dengan pembangunan perekonomian yang difokuskan pada bidang kelautan.

Maluku, kata dia, dengan luas wilayahnya 94 persen laut dan enam persen daratan yang lebih banyak terdiri dari pulau-pulau kecil, memiliki beragam potensi kelautan yang tidak akan pernah habis dikelola dan akan mampu mensejahterakan rakyatnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Komitmen Kapolda Maluku untuk Keadilan Kasus Oknum Brimob di Kota Tual

24 Februari 2026 - 02:05 WIT

Niat Camping Berujung Operasi Penyelamatan Dini Hari

9 Februari 2026 - 03:47 WIT

Dua Tersangka Pembacokan di Malra Diserahkan ke Jaksa

22 Januari 2026 - 23:39 WIT

Warga Banda Bicara, Minta Pemkab Malteng “Action” Atasi Layanan Kesehatan

12 Desember 2025 - 00:21 WIT

Penyidik Periksa 13  Saksi Terkait   Sianida di Ruko Batumareh

19 November 2025 - 01:45 WIT

Trending di Uncategorized