Sekilas Info

Bocah 6 Tahun Ditabrak Angkot

Angkot jurusan Passo menabrak pejalan kaki di jalan Jenderal Sudirman, Batu Merah, Ambon, Senin (10/12). Tidak ada korban jiwa, namun seorang bocah yang ditabrak menderita luka cukup serius. | KABAR TIMUR

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Sebuah angkutan kota jurusan Passo, menabrak pejalan kaki di kawasan jalan Sudirman, Kota Ambon. Korban menderita cukup parah akibat diseruduk Angkot.

Sial menimpa Aleesya Latuconsina, bocah 6 tahun yang bermukim di Dusun Air Besar, Desa Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Bocah malang itu ditabrak angkot jurusan Passo DE 1608 LU, Senin (10/12). Korban ditabrak saat sedang berjalan kaki dengan ibu kandungnya Irma Damayanti di atas jembatan jalan Jenderal Sudirman, Desa Batumerah, sekira pukul 14.00 WIT.

Ditabrak dari belakang, Aleesya luka lecet di kaki kiri, dan selangkangan paha kirinya robek. Nyawanya tertolong, tapi korban harus dirawat di Rumah Sakit Sumber Hidup (GPM).

Siapa sopir yang menabrak korban di atas badan jembatan belum diketahui identitasnya. Setelah menerjang korban, sopir melarikan diri. Belum diketahui pasti penyebab pelaku menabrak korban, apakah karena pengaruh minuman keras atau mengantuk saat berkendara.

Sejumlah saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan, korban dan ibunya berjalan di sisi kiri trotoar (di lihat dari arah tanjakan jalan Jenderal Sudirman).

Saat itu korban berjalan di sisi kiri, sedangkan ibunya di sebelah kanan. Berada di pertengahan jembatan, tiba-tiba angkot berwarna biru itu menabraknya dari belakang. Korban terjatuh hingga menyebabkan luka-luka.

TKP berada di kawasan yang selama ini menjadi langganan macet di Kota Ambon. Tak ayal, kecelakaan tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari dan menuju pusat Kota Ambon macet total. Kurang lebih satu jam, kemacetan baru dapat teratasi, meski belum sepenuhnya normal.

Angkot Passo yang dikemudikan pelaku telah diamankan di Mapolres Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk kepentingan penyelidikan.

Kepala Satlantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Fiat Ari Suhada mengatakan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

"Saat ini kami masih bekerja (menyelidiki kasus ini)," kata Fiat yang dihubungi Kabar Timur melalui telepon genggamnya, tadi malam. (CR1)

Penulis:

Baca Juga