Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Dua Terdakwa Pengguna Sabu Divonis 3,5 Tahun

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Syahrul Said alias Alung dan Munawar Lessy, dua terdakwa pengguna narkoba golongan satu bukan tanaman jenis sabu-sabu dijatuhi vonis penjara 3,5 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika sehingga dihukum penjara selama tiga tahun dan enam bulan,” kata Ketua Majelis RA Didi Ismiatun didampingi Christina Tetelepta dan Leo Sukarno selaku hakim anggota di Ambon, Rabu (5/12).

Hakim juga menyatakan kedua terdakwa tetap berada dalam tahanan dan vonis mereka dikurangi selama keduanya menjalani penahanan.

Yang memberatkan terdakwa dituntut penjara karena tidak melaksanakan program pemerintah dalam pemberantasan narkotika, dan perbuatannya dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Sedangkan yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya secara terus terang, berlaku sopan dalam persidangan, dan yang bersangkutan belum pernah dihukum.

Menyatakan barang bukti berupa satu paket narkoba golongan satu jenis sabu-sabu seberat 0,11 gram dan satu buah celana panjang warna biru dirampas untuk dimusnahkan.

Terdakwa ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Maluku pada 6 Juni 2018 sekitar pukul 13.30 WIT di tempat kos di kawasan Tanah Rata, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Putusan majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahrul Anwar yang dalam persidangan sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan hukuman lima tahun penjara.

Awalnya petugas dari Direktorat Narkotika Polda Maluku masing-masing Anwar Abatin, Lani Sudaryanto, Arfin Gunawan mendapat informasi bahwa terdakwa akan membawa narkotika untuk dikonsumsi di dalam kos-kosan bersama pacarnya.

Namun ternyata pacar terdakwa adalah seorang informan polisi sehingga yang bersangkutan terjebak oleh pacarnya sendiri. Dari informasi tersebut petugas mulai melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP sambil menunggu terdakwa.

Atas putusan majelis hakim, kedua terdakwa maupun jaksa penuntut umum menyatakan menerima. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku