Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Jaksa Masih Tunggu Hasil Audit BPK

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Usut perkara korupsi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku masih menunggu proses audit BPK RI menghitung kerugian negara pada proyek reklamasi Pantai Merah Putih Namlea, Kabupaten Buru. Kasipenkum Kejati Maluku Samy Sapulette mengatakan, saat ini tim auditor tengah melakukan penghitungan kerugian negara dari proyek yang didanai APBN tahun 2015-2016 itu.

Di lain pihak, ahli Politeknik Negeri Bandung Jawa Barat, yang ikut dalam tinjauan “on the spot” pertengahan Nopember kemarin, Kejati juga masih menunggu hasil uji material yang dilakukan. “Kita masih tunggu hasil ahli Poltek Bandung. BPK sementara menghitung (kerugian negara)” ungkap Samy melalui pesan singkatnya, Rabu (5/1).

Sebelumnya pihak Kejati Maluku menyatakan, empat orang yang telah berstatus tersangka dalam perkara ini akan digelandang ke rumah tahanan (Rutan) Waiheru, jika hasil audit dikantongi. Mereka yang berstatus tersangka masing-masing Sahran Umasugy, adik Bupati Buru Ramli Umasugy, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sri Julianty, orang dekat Sahran, Memed Duwila dan Konsultan Pengawas M Ridwan Pattilouw.

Terkait audit BPK RI, pertengahan Nopember kemarin, tim auditor keuangan pusat ini akhirnya melalukan tinjauan on the spot di Namlea. Dua objek yang menjadi fokus perhatian BPK adalah, keberadaan sheet pile atau talud pantai yang ternyata tidak seluruhnya terpasang sesuai kontrak kerja. Yang kedua, material timbunan di lokasi reklamasi pantai, BPK melalui ahli Politeknik mengambil sampel material di dua lokasi, yakni Bandara Namniwel dan di areal proyek tersebut.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku