Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Warga Pulau Ay Sebut “Kantor Sundal Bolong”

badge-check


					Warga Pulau Ay Sebut “Kantor Sundal Bolong” Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Proyek pembangunan kantor Desa Negeri Pulau Ay, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2017 Rp 200 Juta amburadul dan tidak selesai dibangun, kendati dananya telah cair 100 persen.

Kepada Kabar Timur, warga setempat menyebutnya sebagai “kantor sundal bolong.” Bagaimana tidak. Proyek yang telah menghabiskan dana desa sebesar Rp 200 juta, realisasi bangunan tak sesuai dengan besaran anggaran yang dikeluarkan.

Kabar Timur yang sempat berada di lokasi kantor itu, menyaksikan bangunan berukuran 9 X 15 Meter Persegi dibangun asal-asalan.

Bangunan hanya tampak apik pada dinding depan kantor. Pintu dan jendela tidak terpasang. Pada bagian dua sisi dinding kiri dan kanan kantor tidak sempat dipoles.

Sedangkan, dinding belakang maupun ruangan dalam kantor tidak ada pengerjaan sama sekali alias kosong. “Lihat dalam dan belakang kosong (tidak dibangun). Kami disini menyebut bangunan ini kantor sundal bolong,” beber sejumlah warga kepada Kabar Timur.

Tidak hanya itu, pada bagian atas ruang tamu yang terpasang seng. Itu pun tidak semuanya. Sementara sisanya, tidak ada atap karena dinding kantor kanan kiri dan bagian belakang tidak selesai dibangun. Bahkan, ruang tamu telah dipasangi lantai keramik. Selebihnya kosong dan ditumbuhi rumput tanpa dinding.

Warga menyesali dan kecewa kinerja mantan Careteker Raja Pulau Ay Tahun 2017, Rusli Lamuali yang tak lain adalah pejabat yang ditunjuk Camat Banda.

Rusli Lamuali adalah salah satu pejabat di kantor Kecamatan Banda yang dimasa kepemimpinannya sebagai Careteker Raja Pulau Ay diduga melakukan korupsi ADD Pulau Ay Tahun 2017 melalui sejumlah proyek yang diantaranya Proyek Pembangunan Kantor Desa itu.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Pungli Parkir Pantai Mardika Ambon Bakal “Masuk” Jaksa 

22 Januari 2026 - 23:35 WIT

Membongkar “Dosa” Oknum  Jaksa di Kasus Fatlolon

22 Januari 2026 - 23:19 WIT

Maluku Tuntut Keadilan Fiskal dan Reformasi DAU Kepulauan

20 Januari 2026 - 22:32 WIT

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Trending di Maluku