KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sikap tegas Polda Maluku memeriksa dua oknum anggotanya yang kongkalikong dengan penambang ilegal di Gunung Botak, diapresiasi. Bila terbukti, Kapolda diminta memecat keduanya.
Rame-rame anggota DPRD Maluku mendukung Kapolda Maluku, Irjen Pol. Royke Lumowa memecat anggotanya yang terlibat bermain bersama penambang ilegal di kawasan tambang emas Gunung Botak.
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Reyhand Toumahu menyesalkan sikap yang ditunjukan dua oknum polisi yang memback up penambang ilegal di pertambangan emas Gunung Botak, Kabupaten Buru.
“Tentunya saya sangat menyesalkan tindakan itu. Pemerintah dengan anggaran yang begitu banyak mengupayakan menuntaskan berbagai persoalan di Gunung Botak, malah oknum aparat kepolisian memback up para penambang ilegal,” kecam Toumahu kepada Kabar Timur di DPRD Maluku, Jumat (16/11).
DPRD Maluku memberikan dukungan kepada Kapolda akan memecat anggotanya yang ìnakalî di kasus ini. “Apapun sanksi yang diberikan, DPRD Maluku mendukung itu. Bahkan hingga sanksi pemecatan pun, DPRD tetap sejalan dengan apa yang dilakukan Pak Kapolda,” tegas politisi PDIP Maluku ini.



























