Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Ahli KPK Telusuri Timbunan & Tiang Pancang

badge-check


Ahli KPK Telusuri Timbunan & Tiang Pancang Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Penyidikan perkara dugaan korupsi proyek reklamasi Pantai Namlea, Ahli konstruksi KPK kemarin turun ke lokasi pengambilan meterial di Bandara Namniwel dan memeriksa tiang pancang (sheet pile) yang tidak terpasang. Dua item pekerjaan ini disebut-sebut pemicu kerugian negara dari proyek yang didanai APBN 2015 Rp 4,9 miliar ini.

Dalam perkara tersebut adik Bupati Buru Sahran Umasugy ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga lainnya, masing-masing PPK Sri Julianty, orang dekat Sahran, Memed Duwila dan Konsultan Pengawas Ridwan Pattilouw.

Dan untuk memastikan kerugian negara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku sementara menunggu hasil audi BPK RI dari klarifikasi lapangan atau on the spot beberapa hari ini. “Hari ini (kemarin) ahli mengukur ulang WFC, lihat tempat pengambilan material di bandara. Sekaligus lihat sheet pile yang tidak terpasang,” terang Kasipenkum Kejati Maluku Samy Sapulette, dihubungi Kabar Timur melalui telepon selulernya, Kamis, kemarin.

Hal itu dikatakan Samy, terkait kegiatan ahli konstruksi KPK yang “dipinjam” tim BPK RI. Ahli tersebut, menurut Samy, kemarin melakukan uji lapangan dengan mengambil sampel material di bandara Namniwel. Juga menghitung kembali tiang pancang yang tidak terpasang di lokasi proyek reklamasi pantai Namlea.

Proyek reklamasi dalam rangka progam Water Front City Kota Namlea Kabupaten Buru ini dianggarkan melalui APBN Tahun 2015 sebesar Rp 4.911.700.000,-atau Rp 4,9 miliar. Pelaksana proyek adalah Sahran Umasugy yang meminjam bendera milik PT Aego Media Pratama, melalui Memed Duwila sebagai pemegang kuasa pelaksana.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku