KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sebanyak 250 warga yang masuk kategori masyarakat ekonomi lemah di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, terancam buta, menderita penyakit katarak.
Informasi ini berhasil diperoleh media dari salah satu Dokter spesialis mata yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku, yakni Dokter Elna Anakotta, saat dihubungi wartawan via telepon seluler, Rabu (7/11), kemarin.
Anakotta yang dihubungi sedang berada di kota Kabupaten Kepulauan Aru, Dobo, melakukan pengobatan mata serta operasi katarak secara gratis mengaku, warga penderita katarak yang ada di kawasan tersebut memprihatinkan.
“Pemkab Aru kerja sama dengan IDI melakukan operasi dan pengobatan mata gratis. Kondisi pasien disini banyak menderita penyakit katarak. Kalau tidak secepatnya ditangani, ratusan orang atau warga berpotensi buta,” jelasnya.
Dalam kegiatan operasi mata dan pengobatan mata gratis itu, lanjutnya, ada sebanyak 500 orang warga datang melakukan pengobatan dan 250 orang diantaranya menderita penyakit katarak.
“ Ada pasien datang dalam kondisi buta. 250 orang penderita katarak, baru 40 orang kami operasi. 40 berhasil dioperasi dan bisa kembali melihat. Mereka (pasien) ini jadi prioritas kami, karena kondisi matanya sudah parah,” paparnya.



























