Sekilas Info

Truk Sarat Muatan Terbalik

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Truk pickup sarat muatan, terbalik di Jalan Raya Kebun Cengkih, Tanah Rata, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (6/11), pukul 11.45 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas itu. Namun kemacetan panjang tak dapat dielakan.

Truk yang dikemudikan Johanis Pattirani, warga Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, diduga terbalik sesaat setelah mobil bernomor polisi DE 8581 AG, ini tak mampu menanjak Jalan yang terkenal rawan tersebut.

Kepada Kabar Timur, Johanis Pattirani, mengaku jika dirinya mengangkut muatan buku bekas dan besi tua. Muatan itu hendak dibawa ke tempat penampungan barang bekas yang berada di Dusun Ahuru, Batu Merah. Kala itu dirinya bersama temannya Lan (54), pemilik mobil.

“Beta (Saya) dari Suli mau ke Ahuru. Beta mau bawa buku-buku bekas dan besi tua,” kata Johanis di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemarin.

Ditengah perjalanan, truk jenis Kijang KF21 yang dikemudikan pria 53 tahun itu tak mampu menanjak Jalan berliku tersebut. Mesin truk mendadak mati dan mobil warna biru itu, meluncur mundur. Beruntung, saat insiden itu terjadi, tidak terdapat kendaraan lain yang bergerak dibelakangnya. Tak mau mengambil resiko, Johanis banting setir ke sisi kiri jalan (dilihat dari arah SPBU Kebun Cengkih).

Mobil tua itu terbalik 360 derajat, setelah ban sebelah kanannya masuk selokan dan menabrak tembok. Kedua penumpang akhirnya keluar melalui jendela pintu depan yang telah pecah. “Saat itu beta naik dengan gigi (posnelen) dua. Tepat di tikungan jalan, beta balik gigi satu. Tapi tidak bisa dan mesin oto (mobil) langsung mati,” jelasnya.

Saat meluncur turun, Johanis mencoba menginjak rem berulang kali, namun tidak bisa berfungsi. “Ini mobil tua. Makanya kalau mesin mati, rem tidak fungsi,” terangnya.

Pantauan Kabar Timur, kecelakaan lalu lintas itu menyebabkan arus lalu lintas dari dan hendak menuju Kebun Cengkih, mengalami kemacetan panjang, lebih satu jam. Sejumlah anggota Ditlantas Polda Maluku yang bertugas di Pos Lalulintas Tantui, Satlantas Polres Ambon dan Ditsabhara Polda Maluku, turun tangan mengatasi kemacetan.

Sekira pukul 12.15 WIT, truk pengangkut beban berat milik Ditsabhara Polda Maluku tiba di TKP. Mobil naas itu kemudian berhasil diangkat. Kejadian itu sempat membuat sejumlah siswa SMA 11 Ambon yang hendak ke sekolah, terpaksa turun dari angkot untuk berjalan kaki.

Kasat Lantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Fiat, membenarkan adanya peristiwa itu. Dikatakan, saat ini mobil naas itu sudah dievakuasi dari TKP. “Kondisi lalu lintas sudah normal. Pengemudi bersama penumpang tidak mempersoalkan permasalahan kecelakaan ini,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga