KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Janji Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku melakukan “on the spot” saluran pembuangan limbah ke Rumah Sakit (RS) Siloam di kawasan Tantui, Ambon, belum juga dilakukan .
Padahal, janji itu sudah dikatakan sejak 1 Oktober lalu oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Maluku, M. Nasir Kilkoda. Katanya, persoalan pembuang limbah medis RS Siloam akan menjadi perhatian DLH Maluku. Jika memang kedapatan tidak memiliki tempat pembuangan limbah, maka perencanaan pembangunan RS bertaraf internasional itu patut dipertanyakan.
Kilkoda yang kembali dikonfirmasi Kabar Timur mengenai hal itu, mengaku DLH Maluku belum sempat meninjau langsung RS Siloam yang diduga tidak memiliki tempat pembuangan limbah. Dia berdalih, agenda DLH yang cukup padat sehingga belum sempat turun ke lokasi RS Siloam.
Selain itu, menurut Kilkoda, pengecekan belum tepat waktunya. Pengecekan akan dilakukan setelah RS Siloam beroperasi.
“Saya baru saja melakukan perjalanan dinas diluar daerah, belum sempat melihat langsung lokasinya. Pengecekan ini juga bagi saya belum tepat pada waktunya karena RS Siloam belum beroperasi,” katanya di Ambon, Selasa (30/10).
Sebelumnya, dugaan tidak adanya lokasi pembuangan limbah medis pada RS Siloam Ambon menjadi perhatian DLH Maluku.



























