Ia menyebut salah satu penyebab sektor rill di Papua sulit berkembang adalah karena tidak adanya kawasan industri yang bisa membuat potensi menjadi sumber perekonomian bagi masyarakat.
Dasril menekankan bahwa Papua tidak hanya memiliki potensi tambang, tetapi masih banyak yang bisa dikerjakan.
Sejauh ini, selain hasil tambang, baru kayu olahan yang dapat menjadi komoditi ekspor dari Papua.
Sementara dari sektor perkebunan, pariwisata dan pertanian memiliki potensi yang sangat bagus untuk dijadikan sebuah industri.
”kalau ini tidak dipikirkan, akan buruk, jadi percuma infrastruktur banyak di Papua tapi industrinya belum di pikirkan secara matang,” kata Dasril. (AN/KT)



























