Sekilas Info

KMP Tanjung Sole Mangkrak

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Jalur transportasi yang digadang-gadang menghubungkan Tol Laut di Maluku terkendala akibat fery penyeberangan yang  tidak beroperasi.

Yaitu jalur  Ambon-Waisala-Manipa-Namlea, meski KMP Tanjung Sole diresmikan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengisi jalur tersebut, ternyata pengoperasiannya mangkrak dalam pengelolaan Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya.

Warga Desa Waisala Kecamatan Pulau Manipa Moh. Tahir Tomagola mengungkapkan, warga desa itu dibuat resah cukup lama KMP Tanjung Sole tidak beroperasi. “Pengoperasian fery itu disubsidi oleh APBN loh? jangan main-main. Kenapa tidak beroperasi ada apa dengan subisidinya,” kata Tomagola melalui telepon selulernya kepada Kabar Timur, Jumat (19/10).

Menurut dia, seperti yang diketahui pihaknya, terhambatnya subsidi pemerintah pusat sangat jarang terjadi. Fery ini diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi, sehingga sulit dimengerti mangkrak dalam pengoperasiannya hanya gara-gara tidak adanya subsidi pemerintah pusat.

Tomagola mengaku tidak ingin masuk ke ranah dugaan penyalahgunaan dana operasional tersebut di PD Panca Karya. Namun mandeknya pengoperasian fery ini, Pemprov Maluku dinilai lambat menyikapi kebutuhan masyarakat.

Dikatakan, ada fasilitas sebuah berupa fery yang siap pakai saja, Pemprov bergerak lambat merespon kebutuhan masyarakat ini.  Apalagi kalau tidak ada sama sekali fery dimaksud. “Ya, akibatnya sudah pasti masyarakat akan terisolasi bertahun-tahun sampai ada fery masuk lagi. Tapi ini kan  fery itu ada tapi tidak operasional. Pemprov gaya lambat,” ujarnya.

Terpisah salah satu pejabat PD Panca Karya dihubungi tidak menepis KMP Tanjung Sole tak operasional. Namun dia menolak menjelaskan berapa lama fery yang kini tambat labuh di pelabuhan Namlea Kabupaten Buru itu tidak berlayar.

Hanya dijelaskan, dirinya baru masuk di perusahaan milik daerah itu, sehingga tidak tahu secara detil, kendala yang dihadapi PD Panca Karya dalam pengelolaan fery tersebut sebelumnya. “Tapi intinya hanya soal teknis administrasi. Dan  bilang ke warga pulau Manipa, KMP Tanjung Sole siap berlayar perdana kembali tanggal 23 Oktober,” kata sumber. (KTA)

Penulis:

Baca Juga