Sekilas Info

Hasil Uji Lab Tidak Cemari Lingkungan

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Tumpahan avtur di sungai maupun Teluk Ambon dari tangki penampungan Terminal BBM Wayame milik PT Pertamina 16 Agustus lalu ternyata tidak mencemari lingkungan.

“AWALNYA ada perbedaan hasil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku dengan PT. Pertamina antara lingkungan tercemar dan tidak. Makanya lewat keputusan bersama di Komisi B DPRD Maluku ditentukan untuk uji lab kedua. Nah, sekarang, hasil uji lab kedua sudah keluar dan semuanya sudah dibawah baku mutu lingkungan. Artinya, kondisinya tidak tercemar dan sudah netral lagi,” kata Kepala DLH Provinsi Maluku, Vera Tomasoa kepada Kabar Timur di Ambon, Minggu (14/10).

Untuk uji lab kedua, DLH maupun Pertamina memakai pihak independen yang memiliki nilai akreditas positif. Hasil uji lab kedua terungkap, bahwa tidak lagi ada pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak di perairan Teluk Ambon. “Kita menggunakan pihak independen yang memiliki nilai akreditas positif untuk menguji sampel ini. Hasilnya, sudah tidak lagi ada pencemaran lingkungan,” ujarnya.

Sebelumnya, terkait tumpahan BBM jenis avtur ini, Wakil Ketua Komisi DPRD Maluku, Abdulah Marasabessy mengatakan, Komisi B telah melakukan pertemuan dengan Pertamina dan DLH Maluku untuk membahas masalah itu.

Namun, hasil yang diterima Komisi B ternyata terdapat perbedaan pendapat. Dari data Pertamina, tumpahan minyak yang mengalir hingga ke perairan Teluk Ambon tidak menyebabkan pencemaran lingkungan. Sementara dari data DLH Maluku, tumpahan minyak itu telah mencemari lingkungan baik di sungai maupun Teluk Ambon.

“Kami belum bisa menetapkan apakah dari tumpahan minyak itu dampaknya buruk terhadap lingkungan atau tidak. Karena data dari Pertamina, lingkungan tidak tercemar sementara dari DLH, lingkungan tercemar. Perbedaan hasil uji lab ini yang agak sulit untuk kita tuntaskan masalahnya,” kata Marasabessy kepada awak media usia menggelar rapat dengar pendapat dengan Pertamina dan DLH di ruang rapat Komisi B DPRD Maluku, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Pertamina akan kembali melakukan uji sampel ulang. Uji lab ini akan dilakukan pada instansi yang independen. Hasil uji lab ini akan dijadikan acuan Komisi B untuk menentukan apakah tumpahan minyak Pertamina mencemari lingkungan atau tidak. “Kita tunggu saja hasil uji lab selanjutnya. Finalnya ada pada uji lab itu,” ujarnya. (MG3)

Penulis:

Baca Juga