Sekilas Info

Gempa Goyang Banda, Warga Panik

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Gempa tektonik berkekuatan 3,4 Skala Richter (SR) menguncang wilayah Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat malam pukul 19:43 WIT, namun BMKG menyatakan tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menyebutkan gempa bumi terjadi pada pukul 19:43:38 WIT dengan kekuatan 3,4 SR itu episenternya terletak pada koordinat 4.57 LS dan 129.88 BT, tepatnya di laut 5 km barat daya Banda Malteng pada kedalaman 10 km.

Peristiwa gempa bumi di Banda yang baru terjadi, hingga laporan ini dilaporkan pada pukul 20:47 WIT telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan sebanyak satu kali.

Berdasarkan informasi warga, intensitas guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di Banda I-II SIG-BMKG (II-III MMI), sehingga guncangan gempa bumi dirasakan banyak orang. Dari informasi yang dihimpun belum ada laporan dari masyarakat terkait kerusakan maupun korban akibat gempa bumi.

Ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang menyebabkan terjadi deformasi batuan, sehingga memicu terjadinya gempabumi.

Meskipun dangkal dan terjadi di laut, BMKG menyatakan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG serta arahan dari BPBD.  Khususnya masyarakat di pesisir pantai dihimbau agar tidak terpancing isu, karena gempabumi yang terjadi Tidak berpotensi tsunami. “Iya benar ada gempa di sini. Terjadi sebanyak dua kali. Katong samua lari keluar dari rumah. Goyangannya sangat terasa,” ungkap Ai, warga Banda Naira, saat dihubungi Kabar Timur melalui telepon genggamnya, tadi malam.Ai mengaku, kekuatan gempa yang terjadi pertama kali dirasakan. Sementara kedua, kekuatannya menurun. “Kalau yang pertama sedikit keras dan lama. Sekitar 10 detik begitu. Sedangkan yang kedua kecil dan berlangsung sekitar 5 detik,” terangnya.

Senada, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banda, AKP. Riky Adi Prabowo, yang dihubungi Kabar Timur, membenarkan adanya gempa. Tapi dirinya mengakui, gempa yang terjadi itu tidak membuat warga panik. “Tidak ada kepanikan masyarakat. Situasi aman terkendali,” jelasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga