Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

RS Siloam Diduga Tak Memiliki Tempat Pembuangan Limbah

badge-check


istimewa/KABAR TIMURnews Perbesar

istimewa/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Dugaan tidak adanya tempat pembuangan limbah medis pada Rumah Sakit (RS) Siloam Ambon menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku.

“Informasinya baru kita dengar. Untuk mengetahui kejelasannya, nanti kita lihat waktu dan langsung mengecek di sana,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Maluku, M. Nasir Kilkoda di kantornya, Selasa (2/10).

RS Siloam Ambon hingga kini tidak pernah mengkoordinasikan masalah izin analisa dampal lingkungan (Amdal) pembuangan limbah dengan DLH Maluku. “Kami tidak tahu. Karena memang sampai saat ini, RS Siloam Ambon belum mengkomunikasikan hal ini dengan kita,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan letak posisi yang berada di pesisir pantai, kemungkinan besar pembuangan sampah klinis dari RS Siloam Ambon akan mengarah ke laut. Apabila itu dilakukan, izin Amdal pembuangan limbah diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. “Semua limbah yang dibuang ke laut maka izinnya dari Kementerian Lingkungan Hidup,” jelas Nasir.

Menurutnya, DLH Maluku bisa memberikan izin Amdal pembuangan limbah apabila limbah dialirkan menuju sungai. “Kalau pembuangannya ke sungai, itu menjadi kewenangan DLH di daerah. Tapi jika ke laut kewenangan izin ada di pusat,” terangnya.

Dia meminta media untuk bersama mengecek kondisi riil di lapangan. Jika memang kenyataannya RS Siloam Ambon belum memiliki saluran pembuangan limbah medis, perencanaan pembangunan RS bertaraf internasional itu dipertanyakan.

Sebab, Amdal-lah yang sangat diperhitungkan saat perencanaan pembangunan. Apalagi Amdal untuk pembuangan limbah medis diketahui dampaknya cukup berbahaya bagi masyarakat, lingkungan dan hewan yang hidup di laut.

Pantauan Kabar Timur, hampir enam bulan aktivitas pembangunan RS Siloam yang berada di kawasan Tantui, Ambon, terhenti. Belum diketahui pasti alasan pembangunan RS milik taipan James Riady melalui Group Lippo, PT Siloam International Hospitals Tbk ini dihentikan. (MG3)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku