Sekilas Info

Pangdam Pattimura Serahkan 1.000 Tas Multifungsi

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Menyambut HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-73, Panglima Kodam (Pangdam) XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Suko Pranoto, menyerahkan sebanyak 1.000 buah tas multifungsi kepada ribuan pelajar SD dan SMP di Kota Ambon.

Pemberian tas yang dilengkapi dengan kantong sampah itu secara simbolis diserahkan langsung oleh Pangdam di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (28/9).

Penyerahan ribuan tas berwarna tentara itu dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Royke Lumowa, Wakil Gubernur Maluku DR. Zeth Sahuburua dan Sekretaris Pemerintah Kota Ambon A.G. Latuheru.

Pengadaan tas berkantong sampah merupakan bagian dari Karya Bhakti Kodam Pattimura yang bertujuan untuk melatih anak usia dini agar peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Pemberian tas berlogo Kodam Pattimura ini merupakan satu dari rangkaian kegiatan bertema kebersihan lingkungan, untuk menyongsong hari lahir TNI, 5 Oktober, mendatang.

Usai penyerahan tas, Pangdam, Kapolda Maluku, Wakil Gubernur Maluku dan Sekretaris Pemerintah Kota Ambon, langsung meninjau daerah pesisir perairan Teluk Ambon, menggunakan speedboat milik Kodam Pattimura.

“Fokusnya bukan hanya hari ini. Secara nasional puncak HUT TNI ada di dua tempat yakni Sabang sampai Merauke. Kita dua wilayah Kodam Maluku-Maluku Utara. Kegiatan sampah ini hanya salah satu kegiatan karya Bakti,” ungkap Suko Pranoto kepada wartawan, kemarin.

Sampah, kata Suko, sangat berbahaya untuk lingkungan, maupun kesehatan masyarakat. Olehnya itu, peduli kebersihan harus digalakan terutama kepada anak usia dini.

“Kenapa sampah?. Saya ingin memberikan budaya, membudayakan. Terutama yang kecil-kecil dari SD. Jangan sampai begitu dia besar, lalai tentang sampah. Makanya saya arahkan SD, SMP paling besar,” jelasnya.

Mantan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat ini mengatakan, aksi peduli sampah dari pencemaran lingkungan, tak hanya digalakan di Maluku, tapi juga Maluku Utara yang merupakan wilayah hukum Kodam Pattimura. “Ini sampai di Maluku Utara lakukan hal yang sama. Itulah kegiatannya menjaga kebersihan, terutama sampah turun ke laut,” jelasnya.

Dalam tinjauan yang dilakukan di pesisir Teluk Ambon, Wagub dan Kapolda, lanjut Suko telah melihat bagaimana sampah yang muaranya ke laut, baunya sangat berbeda. “Ini harus terus menerus kita galakkan di darat dan di laut untuk dibersihkan,” pintanya.

Kegiatan yang dilakukan Kodam Pattimura, tambah Suko, juga merupakan bagian dari sinergitas antara TNI dan Polri. “Saya dan Kapolda sepenuhnya akan membantu masyarakat dan Pemda. Pasti itu. Untuk menciptakan suasana yang lebih baik, lebih aman dan lebih bersih,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku mengaku telah meninjau sejumlah daerah di pesisir perairan laut Teluk Ambon. Selain melihat keindahan Kota Ambon, juga memantau sampah yang bertebaran di pesisir Teluk Ambon. “Harapan kita, Ambon akan menjadi bagian kebersihan kita secara menyeluruh karena ini adalah ibukota (Maluku),” sebutnya.

Panglima, tambah Wagub, telah memberikan pikirannya terutama menyangkut kebersihan lingkungan, khususnya kepada anak-anak sekolah. Harapannya anak usia dini dapat menjadikan kebersihan sebagai budaya, sehingga Kota Ambon menjadi tempat destinasi atau pariwisata yang indah, bersih, aman, dan dapat membanggakan bangsa ini.

“Oleh karena itu Pemprov Maluku memberikan dukungan penuh, baik kepada Walikota dan seluruh aparat kebersihan kota ini agar kota ini menjadi betul-betul bersih nyaman dan aman. Itu penting,” ujar Wagub.

Lebih lanjut dikatakan, jika keamanan sudah terjamin dan didukung penuh TNI/Polri, maka akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Wartawan juga harus sosialisasikan,” pintanya.

Menurut Wagub, arahan Panglima untuk tertib membuang sampah patut diapresiasi dan didukung sepenuhnya. Sebab, sampah yang dibuang, semuanya akan bermuara ke laut, sehingga mengakibatkan ekosistem laut menjadi terancam punah. agar sampah tidak berhamburan kemana-mana.

“Beliau (Panglima) saran kita mulai dari SD, kalau sudah besar agak sulit. Anak-anak dari kita, harapkan sadar lingkungan, sadar kebersihan, bersama-sama didukung kekuatan TNI/Polri, Kota Ini akan bersih, aman. Sehingga acara yang akan datang Pesparani akan aman dan masuk lagi pada agenda yang paling penting Pilpres dan Pileg 2019,” jelasnya.

Ia berharap, Panglima dan Kapolda dapat mengamankan proses Pemilihan Umum tahun 2019 mendatang dengan aman dan nyaman. “Maluku aman, damai, agar pariwisata juga berkembang,” kilahnya.

Ia berharap, persatuan dan kesatuan dapat terus dijaga. Bila ada kekurangan, maka secepatnya diperbaiki. “Kita dukung kegiatan Kodam dalam kegiatan jelang HUT TNI,” tandasnya.

 (CR1/RUZ)

Penulis:

Baca Juga