Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Mahasiswa Unpatti Minta Rektor Turun

badge-check


					RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews Perbesar

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

Unpatti dikenal sebagai kampus orang basudara, juga merupakan sebuah perguruan tinggi yang menjadi kebanggaan warga Maluku. Tapi sayang, dengan peralihan status, otomatis telah membuat klaster ekonomi masyarakat.

“Unpatti sebagai kampus orang basudara, kampus kebanggaan orang Maluku. Tapi ketika beralih status menjadi BLU, maka kampus ini tidak lagi dinikmati oleh basudara kita yang secara ekonominya menengah. Karena kampus ini yang tadinya negeri sudah beralih ke swasta,” kata juru bicara aksi ini.

Sebagai kampus yang saat ini telah berdiri sendiri, Unpatti tentunya akan menerapkan sistem keuangan yang lebih tertutup dari sebelumnya. “BLU difokuskan pada titik pengaturan keuangan. Sistem yang diterapkan saat ini tidak lagi diaudit oleh BPK atau badan auditor lainnya. Ini yang menjadikan kami menolak secara tegas peralihan status tersebut. Kami minta rektor untuk segera mencabut kembali status BLU,” pintanya.

Berdasarkan hasil kajian pengunjuk rasa, sejak tahun 2013 diberlakukan Uang Kuliah Tunggal sesuai dengan peraturan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI. Namun, di tahun ini muncul lagi SPI yang ternyata dikarenakan status Unpatti sudah berubah menjadi BLU.

Peralihan status itu ditengarai tidak sesuai dengan indikator. Unpatti dinilai tidak memiliki syarat untuk mengusulkan perubahan status dari PTN-Satker menjadi BLU.

“Status Unpatti dijadikan BLU tidak memiliki satu indikatorpun. Pertama Unpatti tidak punya satu usaha tetap sebagai penyuplai anggaran untuk membangun Unpatti. Makanya SPI dijadikan sebagai senjata untuk meraup keuntungan yang besar,” tambahnya lagi.

Olehnya itu, Latuconsina meminta Rektor bukan saja mengurangi biaya SPI, tapi juga didesak untuk menghapus kebijakan tersebut. “Jangan membuat rekayasa sosial di kampus dengan hadirnya SPI,” tandasnya.

Rektor Unpatti M.J Sapteno yang hendak ditemui pasca aksi unjuk rasa berakhir, tidak berada di tempat. “Rektor tidak ada. Sedang berangkat ke Jakarta,” kata salah satu stafnya kepada wartawan, kemarin. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Bukti Sudah Terang, Korupsi DD Desa Luhu  Saatnya “Naik Kelas”

3 Februari 2026 - 10:28 WIT

Gebrakan “Beringin” Maluku, Rekrut Jurnalis Kawakan Rebut Kejayaan 2029

1 Februari 2026 - 02:17 WIT

Trending di Maluku