KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Sebagian dari 700-an peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) keselamatan pelayaran, mengeluh. Mereka mengeluh karena panitia hanya memberikan uang duduk Diklat selama empat hari sebanyak Rp 300 ribu.
Padahal, peserta Diklat dari 11 kabupaten/kota di Maluku telah menghabiskan jutaan rupiah mengikuti kegiatan yang digelar Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tengerang dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I A Ambon di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon.
’’Masa kami jauh-jauh dari kabupaten hanya mendapat uang duduk jumlahnya segitu,’’ kesal sejumlah peserta kepada Kabar Timur, tadi malam.
Peserta yang enggan namanya diwartakan mengaku, untuk menghadiri Diklat menghabiskan anggaran yang tidak sedikit. Mereka membandingkan, peserta kabupaten/kota yang lain berbeda dengan peserta dari Kota Ambon. ’’Kalau kita naik kapal berhari-hari baru tiba di Kota Ambon. Itu belum harga tiket kapal dan makan minum selama pelayaran. Beda dengan peserta di Kota Ambon, yang hanya naik angkot ke lokasi Diklat di PPN Ambon,’’ papar mereka.



























