KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Abdullah Rumbawa, jamaah haji Maluku meninggal dunia di Tanah Suci. Jamaah haji asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) itu meninggal, Kamis (23/8) pukul 12.30 waktu Arab Saudi.
Rumbawa wafat usai menjalani prosesi ibadah wukuf di Arafah. Rumbawa tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 11 Provinsi Maluku. Dia diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.
Tercatat dua jamaah haji asal Maluku meninggal saat menunaikan rukun Islam yang kelima ini. Sebelumnya pada 4 Agustus 2018, Bua Permata Uar bin Daing Matira Rumra asal Banda Eli, Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara wafat. Pria berusia 58 tahun itu meninggal dunia usai melaksanakan ibadah tawaf di Masjidil Haram, Mekkah. Bua meninggal dunia akibat kelelahan. Bua memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin mengungkapkan, Rumbawa meninggal dunia lantaran menderita sakit jantung koroner. “Kondisi itu menghambat jumlah darah yang masuk ke jantung dan meningkatkan tekanan darah,” kata Yamin dilansir website Kemenag Maluku .
Saat terserang penyakit jantung, tim medis dan petugas haji Maluku telah melakukan usaha maksimal untuk menyelamatkan nyawa Rumbawa. Berbagai upaya pertolongan sudah dilakukan. Namun Allah SWT berkehendak lain.
Seluruh jemaah haji telah melakukan wukuf. Setelah menjalani rangkaian ibadah haji itu, Rumbawa mengalami tekanan pada jantungnya hingga ajal menjemputnya.



























