Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Ratusan Kaleng Cianida Ditemukan di Buru

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Ratusan kaleng cianida ditemukan di gudang Sukadi. Sedangkan 300 karung Jin Chan, diketahui orderan PT. Buana Pratama Sejahtera (BPS).

Sebanyak 220 kaleng Cianida, ratusan karung berisi Karbon dan 300 sak bermerek Jin Chan diduga mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), ditemukan siap beredar di kawasan tambang emas ilegal, Kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru.

Ratusan zat kimia yang dapat membahayakan kesehatan, kelangsungan hidup manusia, makhluk lain, dan lingkungan hidup umumnya, itu saat ini sudah berada ditangan aparat  Polres Pulau Buru. Tapi kasusnya masih dalam penyelidikan.

Sumber Kabar Timur di Pulau Buru mengungkapkan, ratusan kaleng Cianida masing-masing berukuran kurang lebih 30 liter dan ratusan sak Karbon ditemukan di gudang milik Sukadi, warga Desa Debowae, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Selasa (21/8). Sebelumnya, aparat Polres Buru, juga sudah mengamankan 300 sak Jin Chan di kawasan Pelabuhan Namlea.

“Kemarin warga temukan ratusan kaleng cianida dan ratusan karung Karbon di Unit 18, Desa Debowae,” kata Sumber yang menghubungi Kabar Timur dari Namlea, ibukota Kabupaten Buru, Rabu (22/8).

Sumber yang merupakan warga sekitar mengaku, pasca ditemukannya bahan kimia berbahaya itu, warga kemudian menghubungi aparat Polres Pulau Buru, Kodim 1506 Namlea, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Buru. “Sudah dilaporkan ke Polres, Kodim dan Pemkab Buru. Kemarin mereka sudah datang. Yakni pak Dandim, Kapolsek, dan Kadis Perindag. Dong jua sudah tandatangan berita acara penyerahan,” jelasnya.

Ratusan kaleng Cianida yang ditemukan di gudang Sukadi itu belum jelas siapa pemesannya. Sedangkan 300 karung Jin Chan, diketahui merupakan orderan dari PT. Buana Pratama Sejahtera (BPS). Bahan yang diduga mengandung B3 ini diduga akan dijadikan sebagai bahan pengolahan rendaman material emas. “Kalau Jin Chan ini berdasarkan bukti pemesanan, dipesan oleh BPS,” tambah Sumber yang lain.

Kepala Polres Pulau Buru AKBP. Adityanto Budi Satrio yang dikonfirmasi Kabar Timur membenarkan adanya penemuan tersebut. Meski begitu, Ia mengaku Cianida yang diamankan hanya berjumlah 171 kaleng. Sementara Karbon diperkirakan berjumlah puluhan karung. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. (Jin Chan) yang ditemukan 300. Kalau Cianida 171. Sementara karung warna putih diduga Karbon. Saya lupa datanya. Ada puluhan,” ungkap Adityanto.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku