KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-DPD Gerakan Anti Narkotika (Granat) Maluku, minta Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku dicopot, karena dianggap tidak serius menangani masalah penyebaran Narkoba, kata DPD Granat Maluku, Yani Salampessy, kepada wartawan, Sabtu (11/8), pekan kemarin.
Dia mengatakan, kasus pengerebekan pelaku narkoba di lingkup Rumah Dinas Kepala BNN Maluku, menandakan kepala BNN tidak serius dan lalai dalam meberantas penyebaran Narkoba. “Kami mendapatkan informasi itu. Granat Maluku minta Kepala BNN dicopot dan anggota terlibat, ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.
Dikatakan, ditemukannya kasus-kasus Narkoba seperti yang terjadi di rumah dinas kepala BNN Maluku, perlu mendapat perhatian BNN Pusat. Dia menduga, BNN Maluku ikut bermain-main dengan proses peredaran Narkoba di Maluku.
“Harus ada tindakan tegas BNN pusat atas kasus ini. Granat meminta sebaiknya ada evaluasi bagi pihak Kepolisian, terutama anggota kepolisian yang direkomendasikan masuk ke BNN, agar kedepan tidak ada lagi yang terlibat Narkoba,” pintahnya.
Menurutnya, adanya kasus keterlibatan anggota polisi dalam pemakaian dan peredaran narkoba, pihaknya menyimpulkan, belum ada keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas Narkoba di Maluku.



























