KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Sejak 2016 hubungan “terlarang” itu berjalan. Kisah ini, terungkap di tahun 2018, melalui chatting “gatal” via pesan pendek. Seperti apa?
Bangkai busuk pri-laku politisi wa-kil rakyat dari PDI Perjuangan ber-inisial AT ini terbongkar ke-tika chatting mesra alias “gatal” oleh anak dari istri se-orang tokoh agama ber-ini-sial “UT” yang diselingkuhi sang politisi itu.
“Asal muasal ter-bong-kar-nya perselingkuhan ini di-ketahui setelah anaknya me-laporkan kepada saya (ayah-nya) membaca chatting lewat hand phone istrinya dengan kata-kata mesra,” ungkap UT di kediamannya, kepada war-tawan, Selasa, 7 Agustus 2018.
Menurutnya, setelah men-dapat laporan anaknya soal ko-munikasi via pesan pen-dek atau chatting, sang istri lalu diinterogasi dirinya. Dari inte-rogasi terungkap semua ki-sah cinta “terlarang” sejak ta-hun 2016, tuturnya.
Dalam daftar kontak hand phone istrinya menuliskan na-ma selingkuhan dengan ini-sial AT. Dan, setelah di-de-sak saiap AT, baru istrinya me-ngaku, kalau AT adalah Ang-gota DPRD Maluku Tengah dari PDI Perjuangan. “AT se-ring mengirim sms kepada istri saya honey (sayang). Dari situ saya tanya dan se-mua menjadi terang,” tuturnya.
Kisah cinta terlarang ini mengundang reaksi publik. Fahri Assyatri bersuara keras lewat laman facebooknya, menagaskan, perbuatan yang dilakukan oknum politisi PDI-Perjuangan merupakan perbuatan yang melanggar norma masyarakat.
“Ini memalukan. Diduga Ketua Badan Kehormatan DPRD Malteng Fraksi PDI-Perjuangan berinisial AT melakukan perbuatan yang tidak terhormat dengan berselingkuh dengan istri orang,” tulis Fahri.
Tindakan yang dilakukan oknum politisi PDI Perjuangan telah menghancurkan rumah tangga salah satu petinggi Muhammadiyah Malteng, sekaligus tokoh penting di MUI Malteng. “Bila PDI Perjuangan tidak segera mengambil sikap memecat dan melindunginya, maka akan ada aksi masyarakat,” sebutnya.


























