KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta aparat penegak hukum menetapkan pemilik lubang galian di lokasi tambang Gunung Botak, Kabupaten Buru tersangka menyusul insiden tertimbunnya dua penambang hingga tewas pekan kemarin.
Sebagaimana diberitakan Kabar Timur pekan kemarin, Gunung Botak kembali makan korban. Sedikitnya, empat orang penambang ilegal tertimbun longsor material tanah, Kamis, (2/8), malam pekan kemarin. Dua diantaranya tewas dan dua lainnya terluka.
Kedua penambang ilegal yang tewas satu berasal dari Jawa Barat, bernama Ner (30). Dan, satu korban tewas lainnya Luther Lehalima (43), warga Skilale. Sedangkan, dua korban luka, masing-masing: Bani (41) dan Aji (42).
“Yang kejadian longsor (di Gunung Botak) kemarin, aparat sudah turun kesana periksa siapa punya lubang ini, dia harus jadi tersangka,”ucap Assagaff saat dikonfirmasi wartawan kemarin di kantor Gubernur Maluku.


























