Sekilas Info

Gubernur Dukung Andre Rentanubun Nyaleg

Said Assagaff

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Gubernur Maluku Said Assagaff mendukung niat baik Andere Rentanubun maju sebagai Calon Anggota DPR RI dari Dapil Maluku pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Dukungan itu, disampaikan Assagaf ketika diwawancarai Kabar Timur  via telepon selulernya, terkait kabar dirinya maju sebagai salah satu Caleg untuk DPR RI dari Dapil Maluku, kendati dibantah oleh Assagaf.

Dikatakan,  Andre Rentanubun sempat membahas  atau berdiskusi dengan dirinya terkait keinginan untuk maju sebagai Caleg DPR RI.  Dan dalam diskusi itu, Assagaf  merespon dan menyetujui rencana Bupati Maluku Tenggara itu untuk nyaleg.

“Pak Anderias tanya ke saya untuk  Caleg tahun 2019. Saya bilang kepada Pak Andre usia baru sekitar 50 tahun lebih. Jadi Kalau Pak Andre maju saya setuju dan mendukung,” ungkap Assagaff soal pasangan calon wakil gubernurnya di Pilkada Maluku  2018 itu yang nyaleg.

Sementara terkait dengan dirinya maju di Pileg sudah tidak ingin. Pasalnya, usianya sudah tidak muda lagi. Tahun ini Assagaff telah menapaki usia 64 tahun. Dengan usia tersebut dirinya memilih untuk beristirahat  ketimbang menjadi Caleg.

“Saya rasa menjadi Gubernur Maluku  satu periode adalah puncak karier yang sangat baik bagi saya. Itu sudah cukup. Saya akan melihat dari luar, kalau ada kekurangan yang dihadapi Maluku, maka akan kita bantu dari belakang,” paparnya, kemarin.

Selain itu, di usianya yang telah menua, dirinya harus memberikan kesempatan bagi kader-kader muda Golkar Maluku untuk bisa bertarung di kancah perpolitikan nasional.

“Kalau saya maju itu berarti sudah tidak ada kader lain lagi dong.  Kita memerlukan regenerasi melanjutkan semua ini. Saya rasa banyak kader potensial yang akan melanjutkan semua ini. Kalau saya sudah cukup,” paparnya.

Dia mengaku, tidak mau dinilai sebagai sosok yang rakus dalam mendapatkan semua jabatan. Maka dari itu, jalan terbaik yang diambil adalah memberikan kesempatan kepada generasi muda Maluku.

“Masih banyak generasi berusia 30,40, sampai 50 tahun yang bisa bertarung menjadi penyambung lidah rakyat Maluku di Senayan Jakarta sebagai anggota DPR RI. Intinya, jangan kita rakus, kita harus berikan kesempatan kepada kader lain,” tegas Assagaff yang juga ketua DPD Golkar Maluku. (MG5)

Penulis:

Baca Juga