KABARTIMURNEWS.COM,AMBON– Masyarakat dari Kecamatan Gorom dan Seram Timur di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengeluhkan tidak adanya kapal perintis yang meleyani rute terebut.
“Yang terjadi di kawasan SBT saat ini adalah kondisi transportasi yang sangat terganggu dan yang mesti digenjot adalah transportasi laut agar masyarakat kecil juga bisa menikmati, karena kita adalah daerah kepulauan,” kata anggota Komisi C DPRD Maluku, Ridwan Elys, di Ambon, Senin.
Selama ini kapal milik PT Pelni yang melintasi rute tersebut hanya satu kapal yakni KM Pangrango, namun belakangan ini tidak ada lagi kapal yang beroperasi ke kawasan Seram Timur baik kapal Pelni maupun perintis.
Tetapi kapal yang intensitas pelayanannya menjangkau masyarakat SBT justeru bersal dari Papua karena aktivitas masyarakat Seram Timur ke Papua juga sangat tinggi ditunjang dengan transportasi yang tersedia.
“Tetapi kita lihat sendiri sampai saat ini belum ada kapal Pelni atau pun perintis yang jalan dari Pelabuhan Ambon menuju Seram Timur dan bukan karena masalah docking tetapi ada pergantian kapal namun belum ada izin dari Kemenhub,” katanya.



























