Sekilas Info

Hari Ini Gubernur Lepas 1.071 JCH Maluku

Faisal Musaad | KABARTIMURNEWS.COM

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON -  Sebanyak 1.071 Jamaah Calon Haji (JCH)  hari ini akan dilepas Gubernur Maluku Said Assagaff.

“Besok (hari ini), Pak gubernur akan memimpin langsung pelepasan 1.071 JCH asal Maluku,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Fesal Musaad usai pelepasan JCH Kota Ambon di Gedung Ashari, Rabu (18/7).

Dari jumlah kuota 1.090 JCH Maluku, yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci hanya 1.071 orang.

Dari jumlah kuota haji, 19 JCH tidak diberangkatkan disebabkan kendala mutasi keluar, mutasi masuk dan meninggal dunia.

Mutasi keluar Maluku JCH sebanyak 17 orang, mutasi masuk 1 orang dan 2 JCH asal Kabupaten Buru meninggal dunia.

Meski begitu, lanjut Fesal, kuota JCH asal Maluku yang berangkat melebihi kuota 9 provinsi di Indonesia. “Meski ada yang tidak berangkat karena kendala tertentu, tapi kuota kita di Maluku melebihi sembilan provinsi di Indonesia,” ujar dia. Jatah JCH Maluku tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Awalnya 576 JCH, meningkat menjadi 1.090 di musim haji 2018.

Dengan penambahan kuota haji, antrian panjang yang biasanya 23 tahun, berhasil diturunkan menjadi tujuh hingga delapan tahun. “Ini hasil yang cukup memuaskan. Dari angka kuota hingga antrian mengalami perubahan yang bagus,” tutupnya.

DAFTAR TUNGGU

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Kota Ambon mencatat daftar tunggu umat muslim yang akan menunaikan ibadah haji ke  Arab Saudi hingga sebanyak 4.000 orang atau jangka waktu mendapat jatah berangkat hingga 10 tahun ke depan.

“Prediksi kami 10 hingga 11 tahun ke depan itu, atas pertimbangan dengan kuota/jatah haji daerah ini yang sekarang berjumlah 368 orang,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon Rusdi Latuconsina usai pelepasan JCH Kota Ambon, kemarin.

JCH yang berangkat menunaikan rukun Islam kelima tahun ini kata Rusdi, telah mendaftar sejak tahun 2012. “Sekarang ini daftar tunggunya 4.000 orang. Mereka menunggu jadwal keberangkatannya 10 hingga 11 tahun,” ujarnya.

Belum lagi akan bertambah daftar tunggu tersebut, sebab setiap hari umat muslim di Kota Ambon mendaftar untuk menunaikan ibadah haji.

Kuota haji Kota Ambon dua tahun belakangan ini meningkat sehingga menurunkan daftar antrian. “Jika tidak ada penambahan kuota, daftar tunggu calon jamaah haji untuk Kota Ambon bisa 12 tahun baru bisa berangkat,” kata Rusdi.

JCH Kota Ambon musim hajin tahun 2018, tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 10 bergabung dengan Kabupaten Buru dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Jadwal keberangkatan menuju embarkasi Makassar pada 21-22 Juli 2018 menggunakan pesawat Garuda Indonesia.  Dari embarkasi Makassar, Kloter 10 akan diberangkatkan ke Arab Saudi 23 Juli 2018 pukul 23.00 WITA.

(MG3)

Penulis:

Baca Juga