Sekilas Info

Penyebab Kebakaran Ruko Batumareh Belum Diketahui

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Tim Laboratorium Forensik Makassar, Sulawessi Selatan, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kebakaran Blok M Ruko Batumerah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Selasa (17/7). Penyebab pasti kebakaran hingga kemarin belum diketahui.

Pantauan Kabar Timur, tim Labfor Makassar yang tiba di Kota Ambon menggunakan maskapai penerbangan komersial ini, langsung menggelar olah TKP bersama anggota Identifikasi Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, pukul 09.30 WIT.

Tim Labfor Makassar yang membantu Polres Ambon mengungkap penyebab kebakaran berjumlah tiga orang diantaranya ketua tim AKBP Kartono, dan dua anggota yakni Kompol Puji Purnomo dan Iptu Marjan.

Tim gabungan itu tampak masuk di dalam Ruko Dua Putri yang diketahui sebagai sumber awal munculnya api. Mereka melakukan pemotretan sejumlah titik lokasi untuk di selidiki.

Ketua Tim Labfor AKBP Kartono mengatakan, dari kebakaran yang melanda empat Ruko di Batumerah, dua diantaranya mengalami kerusakan berat.

“Kami memeriksa TKP kebakaran ini, yaitu ada empat mengalami kerusakan, kemudian rusak parah ada di Toko Dua Putri dan Atmi Jaya (dulu Hadi Utama). Kami ada 3 orang yang datang,” kata Kartono kepada wartawan di TKP, kemarin.

Setelah olah TKP, lanjut dia, pihaknya akan membawa sejumlah alat bukti ke Makassar guna diteliti lebih dalam. Karena, perlu pembuktian apakah kebakaran empat Ruko itu akibat arus pendek atau faktor lain. Ini yang akan diuji di Labfor Cabang Makassar.

“Kita bawa, ada abu arang, ada stop kontak dan kabel-kabel bekas kebakaran. Penyebabnya nanti kita periksa di lab untuk mengungkapkan kasus ini,” tandasnya.

Senada, Kasat Reskrim Polres Ambon AKP. R.E. Adikusuma yang ikut dalam tim identifikasi mengaku insiden kebakaran masih dalam penyelidikan. “Sudah dua orang yang kami periksa sebagai saksi,” ujarnya.

Menurut Adikusuma, insiden tersebut tidak menyebabkan adanya korban jiwa. Hanya seorang wanita yang mengalami luka. “Yang kemarin di kabarkan meninggal (Korban Herdianti), masih hidup. Ia masih di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara dua pasutri sudah kembali ke rumah,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan Blok M, Ruko Batumerah Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (16/7). Empat unit Ruko nomor 8, 9, 10 dan 11 ludes terbakar. Satu orang tewas dan dua pasangan suami istri (Pasutri) terluka dalam insiden pukul 17.10 WIT, itu.

Korban tewas Hardianti. Wanita 19 tahun ini mengalami luka bakar di tangan kanan. Tangan kiri korban yang bertugas sebagai juru masak di Ruko nomor 9 ini juga patah. Ia melompat dari gedung lantai 3 tempatnya bekerja. Sejak tadi malam, korban masih berada di rumah sakit Bhayangkara Ambon.

Selain itu, dua orang pasangan suami istri juga terluka. Dua pasutri yang identitasnya belum diketahui terluka setelah berusaha menyelamatkan diri dengan cara yang sama, yakni melompat dari gedung lantai 2.

Belum jelas penyebab kebakaran. Tapi diduga, insiden naas itu terjadi akibat hubungan arus pendek (Korsleting). Percikan api diketahui pertama kali berasal dari Ruko Dua Putri milik Bapak Pati, hingga merembet membakar tiga bangunan berdempatan lainnya.

Beruntung, seluruh armada Kebakaran milik Pemerintah Kota Ambon, dibantu satu unit Water Cannon Polda Maluku dikerahkan. Api berhasil dijinakan pukul 19.00 WIT. Namun hingga pukul 20.00 WIT kemarin, proses pendingan masih terus dilakukan. (KTA)

Penulis:

Baca Juga