KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Menggunakan senjata tajam (parang) puluhan orang tak dikenal (OTK) menggunakan topeng, menyerang warga Lorong Ganemo, Jalan Dr Kayadoe, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (14/7), pukul 23.00 WIT. Aksi itu menyebabkan saling serang pakai batu pecah.
Belum jelas penyebab dibalik penyerangan yang dilakukan sekitar 30 orang pemuda menggunakan parang. Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa itu. Tapi Gapura Lorong Gonemo, spanduk dan bendera hias yang terpasang di kawasan Gereja, rusak di parangi pelaku misterius tersebut.
Menurut JW, warga Lorong Ganemo kepada Sumber Kabar Timur, mengaku saat itu dirinya berada di dalam rumah. Pria 41 tahun ini kemudian mendengar keributan dan keluar melihat puluhan orang pemuda. Beberapa diantaranya menggenggam parang.
“Yang bersangkutan keluar melihat sekelompok anak muda yang kurang lebih sebanyak 30 orang. Mereka menutup muka dengan kain. Beberapa orang sedang menggenggam parang,” kata Sumber yang meminta namanya tidak disebutkan Kabar Timur, Minggu (15/7).
Saksi, tambah Sumber itu, melihat puluhan pria tak dikenal sedang melakukan pengrusakan terhadap Gapura yang berdiri di lorong masuk warga. Puluhan OTK itu kemudian berjalan masuk sampai ke Jembatan.
Diduga tidak menemui warga yang menjadi sasaran mereka, para pria tersebut melampiaskan amarah mereka dengan melakukan pengrusakan terhadap sebuah kios milik Imel, warga setempat.



























