Sekilas Info

Ketua Tim Sesalkan Kekalahan “SANTUN”

IST

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Ketua Tim Pemenangan pasangan Said Assagaf-Andre Rentanubun, Richard Louhenapessy yang juga Wali Kota Ambon, menyesalkan kekalahan pasangan dengan jargon “SANTUN” di Pilkada 27 Juni 2018, lalu.

Pernyataan penyesalan Louhenapessy ini disampaikan menjawab wartawan, di Ambon, Selasa, kemarin. Kendati begitu, lanjut dia, kekalahan pasangan “SANTUN” harus diterima semua pihak tanpa harus mencari “kambing hitam” atas kekalahan itu.

“Saya menyesali kekalahan itu. Tapi, kekalahan di Pilgub Maluku harus dijadikan bahan evaluasi untuk menghadapi Pilkada lima tahun mendatang. Jangan lagi ada yang mencari “Kambing Hitam” atau menyalahkan satu sama lain atas kekalahan itu,” ujar politisi Partai berigin itu.

Dikatakan, Pilkada harus diibaratkan seperti pertandingan sepak bola, yang dimana, hasil akhirnya pasti ada kalah dan ada yang menang. “Pokoknya, semua sudah selesai. Kita semua harus bisa menerima hasil akhir. Kalah menang dalam pilkada itu pasti ada dalam berpolitik,” papar dia.

Ditanya soal isu kalahnya “SANTUN” di Kota Ambon dan Kabupaten Buru, sebagai lumbung suara Partai Golkar dengan konsekuensi Ketua DPD di dua daerah itu akan dipecat? Ditanya demikian, Louhenapessy menegaskan Golkar tidak sedikitpun berpikir mengenai pemecatan ketua DPD II Golkar Buru dan Kota Ambon, itu hanya isu murahan.

“Golkar tidak pernah berpikir sedikitpun melakukan pemecatan bagi ketua DPD II, pasca kekalahan “SANTUN” yang diusung dalam Pemilihan Gubernur Maluku 27 Juni kemarin. Itu hanya isu murahan,” tegasnya.

Dikatakan, isu-isu tersebut bukan ciri khas dari Partai Golkar dalam menyikapi setiap masalah usai terselenggaranya Pilkada.”Yang buat isu hanya orang-orang yang tidak mengerti sama sekali tentang Partai Golkar, “paparnya.

Terpisah, Sekertaris DPC Partai Gerindra Kota Ambon, Rustam Latupono mengatakan, Pilgub Maluku sudah selesai dan Murad Ismail-Barnanbas Orno telah menjadi pilihan rakyat. Semua lawan politik harus bisa menerima hasilnya.

“Kita profesional sajalah, Baileo sudah menang, para Paslon dan para tim yang kalah harus bisa mengakui keunggulan yang menang, dan bisa membantu gubernur baru dalam menjalankan programnya selama lima tahun mendatang,”jelasnya. (MG5)

Penulis:

Baca Juga