Sekilas Info

Kemenangan BAILEO Lebihi Target

Pasca dinyatakan unggul dalam hitungan cepat LSI untuk pemilihan gubernur Maluku 2018, Calon Gubernur Maluku,Murad Ismail langsung menjumpai ratusan pendukungnya dan mengucapkan rasa terimakasih serta sujud syukur terhadap hasil tersebut. Zaenal Abidin Patti/KABARTIMURNEWS.COM

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku nomor urut dua, Murad Ismail-Barnabas Orno “BAILEO” memastikan menangkan Pilkada Maluku 2018.

Tim “BAILEO” Jumat (6/7) resmi mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilgub Maluku. Rekapitulasi ini sebagai tolak ukur sebelum pleno penetapan KPU Maluku 7-9 Juli mendatang.
Pengumuman hasil rekpatitulasi jumlah dukungan suara sengaja diumumkan sebelum dilangsungkan pleno di KPU Maluku agar masyarakat bisa mengetahui Paslon yang telah unggul.

“Hal ini dilakukan agar, semua masyarakat bisa menjadikan hasil rekapitulasi ini, sebagai tolak ukur, sebelum pleno dilakukan. Ini untuk memastikan “BAILEO” akan mengawal dengan ketat proses pleno di KPU yang akan berlangsung selama dua hari,” kata Ketua Tim Devisi Data “BAILEO” Nover Hukunala di Ambon, Jumat (6/7).

Dia mengatakan, pihaknya telah selesai melakukan rekapitulasi jumlah dukungan suara secara manual, di 11 Kabupaten/kota di Maluku. “Kami tim data “BAILEO” telah menerima semua hasil rekapitulasi manual dari para tim di 11 kabupaten/kota. Jumlah seluruh suara sah sebanyak 777.684 ribu, serta suara tidak sah sebanyak 6.749 ribu juga sudah kami miliki,” paparnya.

Hasil rekapitulasi manual yang dilakukan tim data BAILEO, telah menerima hasil penghitungan di 3.358 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Maluku. Hasilnya, BAILEO masih tetap memimpin perolehan suara terbanyak.

Untuk data rill, Pasangan Nomor urut satu atas nama, Said Assagaff-Anderias Rentanubun, memiliki jumlah suara, 249.663 (31.37 persen), BAILEO, 322.724 (40,54 persen), dan Herman Koedeoboen-Abdullah Vanatah, 223.595 (28,9 persen),” jelasnya.

Dengan hasil tersebut, pihaknya berharap agar dalam pleno KPU Maluku tidak ada kendala yang didapatkan. Sebab sesuai hasil yang dimiliki, BAILEO telah unggul dari pasangan SANTUN dengan selisih 9,18 persen.“Hasil yang dirilis kami ini, dapat kami pertanggung jawabkan.

Dan semoga saja pada pleno KPU tidak ada masalah. Sebab, hasil ini merupakan hasil validasi berkas C1-KWK dari rekapitulasi tingkat kecamatan dan Kabupaten/kota di Maluku,” jelasnya.

Target BAILEO menang di Pilgub Maluku 8 persen. Tapi setelah mengetahui semua hasil rekapitulasi, tingkat kecamatan dan kabupten/kota melebihi target kemenangan. Untuk itu, pihaknya sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat Maluku, yang telah memilih BAILEO sebagai Gubernur baru.

Hamdani Laturua menegaskan, data yang dimiliki tim data BAILEO sangat akurat, sehingga tidak ada ruang bagi tim dari pasangan calon gubernur lain untuk mengajukan keberatan dari hasil tersebut. “Tidak akan ada ruang untuk manipulasi data,” tegasnya.

Target awal kami menang di Pilgub Maluku hanya sebesar 8 persen. Dan setelah semua rekapitulasi masuk 100 persen, ternyata BAILEo unggul 9,18 persen. Dengan hasil itu, kami pastikan BAILEO siap dilantik,” sambung dia. (MG5)

Penulis:

Baca Juga