Sekilas Info

BAILEO Masih Perkasa Dipuncak Perolehan Suara

IST

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Hingga Selasa, 3 July 2018, sore, kemarin, pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno masih perkasa dipuncak, menyusul “SANTUN” dan “HEBAT.”

Hasil penghitungan suara model formulir C1-Kwk,  yang dilakukan KPU Maluku pasangan dengan jargon “BAILEO” masih berada diposisi teratas, kata Syamsul Rifai Kubangun, Ketua KPU Maluku dicegat wartawan, di kantornya, Selasa, kemarin.

Dari pantauan pihaknya,  kata dia, sudah sebanyak 95,44 persen Sistem Penghitungan  (Situng) yang selesai direkapitulasi. “Sejauh ini suara yang masuk sudah mencapai 95, 44 persen dari 3.205 TPS dari total 3.354 TPS di 11 kabupaten /kota di Maluku, “jelasnya.

Jumlah suara yang masuk di KPU Maluku sifatnya masih sementara. Pasalnya, lanjut dia, sejumlah kabupaten/kota masih belum rampung melakukan rekapitulasi 100 persen, diantaranya: Kabupaten SBT, Kabupaten Malra, Kota Tual,  Bursel dan MBD. Sedangkan, yang telah rampung melakukan rekapitulasi sura 100 persen, adalah, Kota Ambon,  Seram Bagian Barat, Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Aru.

Dikatakan, MBD merupakan kabupaten yang paling lambat dalam melakukan rekapitulasi suara Pilgub. Hingga saat ini, lanjut dia, dilaporkan, rekapitulasi suara di MBD baru mencapai 27,49 persen. Rentan kendali antar kecamatan dengan kecamatan lainnya menjadi penyebab lambannya proses rekapitulasi suara yang terjadi di daerah itu.

“Kita pahami siatuasi dan geografis yang ada disana, apalagi cuaca di laut lagi kurang bersahabat, sehingga terdapat 10 kecamatan hasil rekapitulasi suara belum dapat diambil,” paparnya.
Dari jumlah suara yang masuk saat ini, Selasa, 3 July 2018, di KPU Maluku, kata dia, pasangan Nomor Urut 2, Murad Ismail-Barnabas Orno “BAILEO” masih memimpin.

“Suara yang sudah masuk sebanyak 95,44 persen. Dari total suara masuk tersebut, pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun “SANTUN” 245.645 atau 31,78 persen, pasangan Murad Ismail - Barnanbas Orno “BAILEO” 305.310 atau 39,54 persen dan pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath “HEBAT” 221.980 atau 28,72 persen,” uangkap Kubangun.

Kendatri demikian, Kubangun menegaskan, hasil tersebut masih bersifat sementara dan belum ditetapkan. “Itu hasil sementara. Hasil akhir atau final baru akan ditetapkan dalam pleno KPU yang akan dimulai tanggal 7-9 Juli 2018, mendatang,” ujarnya.

Selain itu, Kubangun menambahkan, untuk informasi kepada masyarakat bahwa proses penghitungan ditingkat KPPS dilakukan proses bertahap yang selanjutnya ada proses rekapitulasi di tingkat kabupaten yang dilakukan pada 4-6 Juli 2018. Hasil tersebut dilanjutkan dengan proses di KPU Maluku.

KAWAL REKAPITULASI

Mempertahankan keunggulan yang saat ini dimiliki, pasangan calon Gubernur Maluku 2018, Murad Ismail-Barnabas Orno terus mengawal hasil rekapitulasi disemua tingkatan agar tidak ada intervensi dari pihak manapun.

Juru Bicara (Jubir) pasangan BAILEO, Azis Tunny, yang dihubungi Kabar Timur melalui via telepon, Selasa (3/7) kemarin mengatakan, pihaknya sampai saat ini terus mengawal dengan ketat dokumen model C1-KWK yang ada disemua kecamatan.

“Kami akan mengawal ini dengan ketat, sehingga tidak ada manipulasi yang dilakukan pihak lain demi menjatuhkan pasangan BAILEO. Intinya model B1.KWK itu akan kami kawal hingga KPU Maluku mengesahkan pasangan BAILEO sebagai pemenang Pilkada Maluku, “jelasnya.

Bukan hanya itu, sambungnya, dalam proses pengawalan tersebut, sebanyak 3000 saksi BAILEO yang ada disetiap TPS juga dikerahkan untuk mengawal setiap proses rekapitulasi penetapan jumlah dukungan suara, agar para tim data BAILEO bisa selalu memantau perkembangan kenaikan suara pasangan nomor urut dua itu.

“Dalam sesi pengawalan, tim data terus melakukan kordinasi dengan para saksi yang ada di setiap TPS, yang saat ini sedang mengawal proses rekapitulasi di tingkat kecamatan, agar kami juga memiliki Real Count tersendiri sebagai pegangan untuk memantau proses ini, “jelasnya.

Disinggung terkait apakah pihaknya sudah mendapatkan informasi terkini mengenai hasil Real Caunt KPU Maluku, dia mengaku dari informasi yang didapatkan pihaknya, saat ini sudah sekitar 93,09 persen rekapitulasi jumlah dukungan yang masuk di KPU Maluku.

“Berdasarkan informasi Real Count KPU berbasis C1- Kwk, tanggal 2 Juli 2018, jumlah data suara yang masuk sudah 93,09 persen yang menempatkan SANTUN sebanyak 237.033 suara BAILEO 294.011 suara dan HEBAT 217.624 suara. Itu berarti kami BAILEO hanya tinggal menunggu hasil penetapan KPU untuk mengesahkan BAILEO sebagai pemenang Pilkada Maluku 2018,”jelasnya.

Dia menjelaskan, dengan jumlah suara yang susah sesignifikan itu, membuat BAILEO sulit dikejar oleh para pesaingnya, sebab dengan selisih 56 ribu suara dari SANTUN, maka pihaknya optimis pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Maluku Murad Ismail-Barnanbas Orno siap dilantik.

“Selisih kami terlalu jauh untuk dikejar, makanya kami akan mengawal proses ini dengan ketat. Takutnya nanti akan ada manipulasi atau intervensi dari pihak luar yang mencoba untuk merubah data sah yang sudah ada, “jelas Azis.

Tidal hanya itu, dia menjelaskan, sejauh ini banyak kabar yang berkembang dari pihak paslon lain sedang mengumpulkan formulir Model C1-Kwk untuk mengubah hasil, diakui langkah tersebut tidak akan bisa menggoyangkan hasil yang sudah dimiliki BAILEO.

“Proses di KPU saat ini sangat transparan sehingga menyulitkan pihak lain untuk melakukan manipulasi data. Dan kalau mereka mengumpulkan C1-Kwk, kami Baileo juga punya berkas itu jadi kami yakin BAILEO tetap gubernur baru, “paparnya. (MG5)

Penulis:

Baca Juga